Bantu Pembangunan Gereja, Gubernur: Pemerintah Tidak Diskriminatif

Devi Nila Sari
136 Views

Pemprov Kaltim membantu pembangunan Gereja Toraja Jemaat Bukit Ziatun di Jalan Pasundan. Pembangunan gereja ini sebagai wujud kepedulian pemerintah dalam memberikan kedamaian antar umat beragama.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gereja Toraja Jemaat Bukit Ziatun di Jalan Pasundan Gang 4C Samarinda Ulu, Sabtu (13/8/2022). Pembangunan gereja ini merupakan bantuan dari Pemprov Kaltim dengan total anggaran sebesar Rp12 miliar.

Dalam kesempatan itu, Isran Noor menegaskan, bahwa pembangunan gereja oleh Pemprov Kaltim ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam memberikan kedamaian antar umat beragama.

“Kaltim adalah daerah yang damai. Alhamdulillah di sini tidak pernah mengalami konflik antar suku dan antar agama. Hal ini menjadi bukti, bahwa masyarakat di Kaltim dapat hidup dengan rukun dan harmonis serta tidak pernah ada diskriminatif yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya sebagaimana melansir laman resmi Diskominfo Kaltim)

Isran menegaskan, bahwa urusan agama adalah urusan personal. Indonesia adalah negara yang memiliki aneka ragam suku, agama, ras, bahasa dan adat budaya serta kesenian. Oleh karena itu, ia juga mengajak Pemkot Samarinda dan jemaat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan tempat ibadah.

“Saya, baik secara pribadi tidak pernah membedakan orang baik dari suku maupun agama, dan jangan pernah merasa benar. Selalu hindari rasa curiga dan buruk sangka,” ucapnya.

Gubernur Harap Pembangunan Gereja Bermanfaat Bagi Masyarakat

Sebagai informasi, dari total anggaran Rp12 milair tersebut, terbagi menjadi perencanaan sebesar Rp683 juta, pembangunan fisik oleh kontraktor  pelaksan CV Tamboro Langi Rp 11,5 M dan pekerjaan pengawasan oleh CV Adi Tekhnik  dengan nilai Rp601 juta.

Sementara gereja dibangun di atas lahan seluas 1.091 m2. Dengan fasilitas, parkir yang mampu menampung mobil 16 unit, motor 31 unit, loby, toilet, ruang ganti, ruang laktasi. Serta, ruang manula, ruang peralatan, ruang multi media dan audio, ruang ibadah, kantor pendeta, kantor pendeta, ruang rapat, dan jalan akses ke gera, serta taman.

“Saya berharap bangunan akan dapat segera selesai. Serta, bermanfaat sebagai sarana dan prasarana umat dalam mengabdi kepada tuhan dan sesama umat manusia,” ujar Isran. (*/adv/diskominfokaltim)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana