Blower Belum Lengkap, Dewan Ingatkan Kewajiban Pemenuhan Sistem Ventilasi pada Terowongan Samarinda

Devi Nila Sari
88 Views

DPRD Samarinda berikan beberapa catatan terkait pembangunan Terowongan Samarinda. Catatan ini dinilai penting untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda DPRD Samarinda memberikan sejumlah catatan penting terkait pembangunan Terowongan Samarinda. Catatan teknis ini dinilai harus segera ditindaklanjuti, agar proyek ini benar-benar optimal sebagai solusi pengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengatakan, dari sisi outlet terowongan, sebearnya progres fisiknya sudah sangat memuaskan, bahkan mendekati tahap penyelesaian. Namun, ada catatan mengenai blower.

“Kami juga sudah meninjau dan melihat progresnya sudah sekitar 98 persen. Namun ada catatan, yaitu blower yang seharusnya enam unit, baru terpasang dua,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad image

Deni menjelaskan, jika panjang terowongan nantinya ditambah 72 meter, maka kebutuhan blower juga ikut bertambah. Totalnya akan menjadi sepuluh unit, agar sirkulasi udara tetap terjaga dengan baik.

“Ini menjadi catatan penting, walau sifatnya tambahan, tapi tetap wajib dipenuhi,” tegasnya.

Kemudian, perihal rencana penambahan panjang terowongan, pihaknya saat ini masih menunggu penjelasan teknis dari perencana maupun konsultan proyek. Hal ini terutama berkaitan dengan struktur dinding penahan saat in,i yang dinilai terlalu vertikal dan berpotensi menimbulkan masalah ke depannya.

“Kami melihat dinding penahan (wall) yang ada sekarang ini terlalu vertikal, tidak landai. Nantinya akan dibuat lebih landai sebagai bentuk antisipasi,” ujarnya.

Selain soal blower dan struktur dinding, Deni juga menyoroti, pentingnya penanganan longsor yang pernah terjadi di atas terowongan tersebut. Ia menilai, kejadian itu tidak bisa dianggap sepele dan harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh.

“Itu hal-hal krusial yang kami catat. Termasuk juga penanganan longsoran di atasnya yang harus diperhatikan lebih dalam. Kenapa longsor bisa terjadi, itu yang paling penting untuk kita evaluasi,” pungkasnya. (Adv/dprdsamarinda/zul)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana