Disbun Kaltim dorong peningkatan kesejahteraan petani, melalui hilirisasi sawit dan penguatan kemitraan dengan perusahaan.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Dinas Perkebunan Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani, melalui program sarana dan prasarana (sarpras) serta penguatan kemitraan dengan perusahaan.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Kaltim Taufiq Kurrahman menyebut, jika program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi dan produktivitas sawit secara berkelanjutan. Program ini meliputi pemberian benih, pupuk, pestisida, alat pasca panen, hingga infrastruktur seperti jalan usaha tani
“Bantuan intensifikasi diberikan untuk dua tahun dan dapat diajukan kembali setelahnya,” tuturnya.
Tidak hanya kelapa sawit, dinas perkebunan juga mendukung komoditas lain seperti kakao, lada, dan karet melalui pelatihan, bantuan sarana, dan fasilitasi.
Baca Juga
Taufiq menyebut, jika pihaknya mengupayakan kehadiran industri hilirisasi di Kalimantan Timur untuk memperluas nilai tambah, mengingat kewenangan mereka saat ini terbatas di sektor hulu. Hilirisasi produk turunan seperti olein (minyak goreng kelapa sawit) diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat.
Di sisi lain, untuk mendukung kesejahteraan petani, kemitraan dengan perusahaan juga diperkuat. Harga sawit mitra ditetapkan dua kali sebulan sesuai Permentan dan saat ini mencapai Rp3.300, lebih tinggi daripada harga pasar petani swadaya.
Setiap tahun minimal 10 kelompok tani difasilitasi bermitra dengan perusahaan, sehingga petani memperoleh harga lebih stabil dan kompetitif.
Baca Juga
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program sarpras secara optimal, bersabar dalam proses, serta berkomitmen meningkatkan kesejahteraan melalui perkebunan berkelanjutan,” pungkas Taufiq. (Adv/diskominfokaltim/yed)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari
