Libatkan 40 Guru, Disdikbud Kukar Sebar Pelatihan AI ke 20 Kecamatan

Sebanyak 40 guru disiapkan menjadi fasilitator untuk memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan. Melalui pola pelatihan berjenjang, program ini menyasar guru hingga siswa di sekitar 166 SMP di Kutai Kartanegara.
Fajri
By
1.1K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperluas pengimbasan Festival Lokal Berdampak ke 20 kecamatan. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di lingkungan pendidikan.

Khusus jenjang sekolah menengah pertama (SMP), program tersebut menyasar tenaga pendidik sekaligus peserta didik melalui pola pelatihan berjenjang. Sebanyak 40 guru yang sebelumnya mengikuti kegiatan di Gedung Putri Karang Melenu (PKM) disiapkan menjadi fasilitator untuk meneruskan materi ke sekolah-sekolah di wilayah masing-masing.

Kepala Bidang Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, mengatakan 40 guru tersebut telah dibagi berdasarkan wilayah kecamatan agar proses pengimbasan dapat berjalan lebih terarah.

“Pada kegiatan kemarin di PKM, ada 40 guru yang kita libatkan sebagai fasilitator. Mereka inilah yang nantinya mengimbaskan materi kepada guru-guru lainnya di kecamatan yang sudah kita bagi,” ujar Emy di Tenggarong, Rabu (4/11/2026).

Emy menjelaskan, proses pengimbasan dilakukan secara bertahap. Guru yang telah mendapatkan pembekalan akan meneruskan materi kepada tenaga pendidik lainnya di kecamatan masing-masing.

Selanjutnya, para guru tersebut bertugas mengenalkan sekaligus memberikan pelatihan pemanfaatan AI kepada siswa di sekolah tempat mereka mengajar.

“Kalau untuk SMP, guru yang sudah mendapatkan pengimbasan nantinya akan memberikan pelatihan kepada siswa di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Melalui skema tersebut, peserta didik tidak perlu dikumpulkan di satu lokasi untuk mengikuti pelatihan. Pengenalan teknologi AI dapat dilakukan langsung di sekolah dengan pendampingan guru yang telah memperoleh pembekalan.

Emy menyebut sasaran program pengimbasan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMP, kegiatan menyasar guru dan siswa. Sementara pada jenjang PAUD, TK, SMA, dan SMK, pengimbasan secara khusus ditujukan kepada tenaga pendidik.

Saat ini, terdapat sekitar 166 SMP di Kukar yang masuk dalam cakupan pengembangan program tersebut. Dengan pembagian fasilitator di 20 kecamatan, Disdikbud berharap jangkauan pelatihan dapat semakin luas dan merata.

Keterlibatan guru sebagai fasilitator juga diharapkan membuat materi Festival Lokal Berdampak tidak berhenti pada peserta kegiatan awal. Pengetahuan mengenai pemanfaatan AI diharapkan dapat diteruskan dan diterapkan oleh tenaga pendidik maupun peserta didik di berbagai sekolah di Kukar. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Neli Sari
Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana