Dispora Kukar Dorong Tumbuhnya Wirausaha Muda Lewat Pembinaan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Selain mendukung pengembangan usaha, Dispora Kukar turut memberi ruang bagi komunitas kreatif, mulai dari film, seni budaya, hingga kaligrafi.
Suci Surya
1.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) terus memacu lahirnya wirausaha muda yang mandiri dan inovatif. Berbagai program pembinaan dan kolaborasi lintas sektor kini digencarkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah.

Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana menyampaikan, penguatan peran pemuda dalam dunia usaha menjadi bagian penting dari pelaksanaan Strategi Nasional Kewirausahaan. Saat ini, tingkat kewirausahaan di Kukar masih berada di bawah target nasional, sehingga diperlukan langkah konkret untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

“Target nasional berada di kisaran empat persen, sedangkan Kukar baru mencapai sekitar tiga persen. Karena itu, kami fokus memperluas program inkubasi bisnis, pendampingan, hingga pembinaan agar semakin banyak wirausaha muda yang lahir,” ungkap Dery.

Dispora Kukar juga aktif menumbuhkan minat berwirausaha sejak usia sekolah dengan menggandeng lembaga pendidikan. Program ekstrakurikuler kewirausahaan menjadi salah satu strategi efektif yang dijalankan untuk menanamkan semangat usaha di kalangan pelajar.

- Advertisement -
Ad image

“Banyak siswa yang mulai berani membuat produk dan memasarkan hasilnya secara sederhana. Ini jadi langkah awal yang positif untuk membangun mental wirausaha sejak dini,” ujarnya.

Selain mendukung pengembangan usaha, Dispora Kukar turut memberi ruang bagi komunitas kreatif, mulai dari film, seni budaya, hingga kaligrafi. Fasilitasi diberikan melalui penyediaan tempat kegiatan, bantuan pelaksanaan acara, dan pendampingan berkelanjutan agar para pelaku muda tetap produktif.

“Kami bantu komunitas film yang rutin mengadakan kegiatan setiap bulan. Begitu juga komunitas kaligrafi yang memanfaatkan fasilitas di Kwarcab Pramuka Kukar,” tambahnya.

Dispora Kukar juga menghadirkan wadah ekspresi seperti Festival Kreatif Pemuda Ramadhan (FKPR), yang menjadi ruang bagi generasi muda menampilkan karya dan ide kreatif di berbagai bidang. Dery berharap kegiatan serupa bisa lebih sering digelar hingga ke tingkat kecamatan.

“Ajang seperti FKPR penting untuk menggali potensi anak muda. Lomba-lomba seperti kaligrafi bisa menjadi pintu bagi tumbuhnya kreativitas yang lebih luas,” katanya.

Untuk memperkuat kesinambungan program, Dispora Kukar menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan agar setiap dinas dapat berperan aktif dalam pembinaan wirausaha muda sesuai bidangnya.

“Dengan kerja sama ini, pembinaan bisa berjalan lebih terarah dan saling melengkapi. Harapannya, jumlah wirausaha muda meningkat dan tingkat pengangguran menurun,” tegas Dery.

Ia optimistis, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas akan mempercepat lahirnya generasi muda yang berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi di Kutai Kartanegara. (cor/advdisporakukar)

Penulis: Pewarta
Editor: Suci Surya Dewi

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana