Galakkan Perempuan Berpolitik, Asti Mazar: Junjung Tinggi Girls Support Girls

Suci Surya
177 Views


Menurut Asti Mazar, pendidikan politik memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam kehidupan politik. Dia mendorong seluruh perempuan aktif berpartisipasi dalam dunia politik. Baik sebagai pemilih maupun kandidat.

Kaltim.akurasi.id, Sangatta – Dikenal sebagai sosok berdedikasi besar dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak di Kutim, Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti Mazar mendorong perempuan untuk aktif dan berani mengambil keputusan dalam berpolitik.

Sebagai salah satu pelopor pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Asti Mazar telah menginspirasi banyak orang di daerah ini. Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Kutim ini menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi perempuan dalam mengambil peran aktif di dunia politik.

Menurutnya, pendidikan politik memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam kehidupan politik. Pernyataan ini dia sampaikannya usai menghadiri Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Perempuan. Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim, di Gedung Serba Guna (GSG), pada Kamis (2/11/2023).

“Pendidikan politik sangat penting bagi perempuan yang ingin terlibat dalam dunia politik. Mereka harus benar-benar memahami arti politik,” ucapnya kepada awak media saat ditemui usai acara.

Menurutnya, pendidikan politik memberikan pemahaman kepada perempuan tentang signifikansi politik dan alasan mengapa mereka harus berpolitik. Selain itu, pendidikan politik juga memberikan perempuan keterampilan yang dibutuhkan untuk berpartisipasi dalam politik. Seperti keterampilan berorganisasi, berkomunikasi, dan bernegosiasi.

Asti juga menekankan bahwa pendidikan politik dapat membantu menghilangkan stereotip negatif perempuan dalam politik, yang sering menjadi hambatan bagi perempuan jika ingin terlibat aktif dalam politik.

Kemudian dia mendorong, seluruh perempuan di Kutim untuk aktif berpartisipasi dalam dunia politik. Baik sebagai pemilih maupun kandidat.

“Istilah girls support girls itu harus dijunjung tinggi. Terkadang masih banyak perempuan kurang yakin dengan kinerja calon legislator perempuan. Mestinya perempuan yang aktif memperjuangkan aspirasi perempuan, pasti bisa memberikan perubahan positif untuk kedepannya,” ujarnya.

Dengan demikian, harapan dari sosialisasi pendidikan politik ini, bisa mendorong partisipasi aktif perempuan dalam berpolitik dan memberikan mereka bekal yang kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. (adv/dprdkutim)

Penulis/Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana