Inovasi Ente Jual Ane Beli, Integrasikan CCTV di Kelurahan Belimbing

kaltim_akurasi
103 Views
Inovasi Ente Jual Ane Beli, Integrasikan CCTV di Kelurahan Belimbing
Peluncuran sekaligus sosialisasi inovasi Ente Jual Ane Beli di Gedung Command Center. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Inovasi Ente Jual Ane Beli, integrasikan CCTV di Kelurahan Belimbing sebanyak 280 CCTV di 51 RT. Sambungan itu dapat diakses oleh pihak terkait seperti Command Center Kantor Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Diskominfo Bontang, Polres Bontang, hingga Departemen Kamtib PT Pupuk Kaltim.

Akurasi.id, Bontang – Kasi Pengembangan Pengelolaan Aplikasi dan E-Government, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang, Ade Darmawan, meluncurkan sekaligus mensosialisasikan inovasi yang bernama Pengembangan Interkoneksi Terpadu Jaringan Pemantauan Lingkungan Kelurahan Belimbing “Ente Jual Ane Beli”. Gagasan tersebut dilaunching oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati di Gedung Command Center, Kamis (18/11/2021).

Peluncuran inovasi tersebut turut dihadiri Kepala Diskominfo Bontang Dasuki, Danramil 0908-01/Loktuan Kapten Inf Rukito, Kapolsek Bontang Barat Iptu Khoiri, perwakilan OPD, lurah Belimbing, serta perwakilan ketua RT.

Ade menjelaskan, inovasi tersebut hadir dalam rangka aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V Tahun 2021, yang dilaksanakan Pusat Pelatihan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi Otonomi Daerah-Lembaga Administrasi Negara (PusatbangKDOD-LAN) Samarinda.

“Peluncuran inovasi dalam rangka meningkatkan fungsi dan manfaat, serta pengembangan pengelolaan jaringan pemantauan lingkungan secara terintegrasi, menggunakan Closed Circuit Television (CCTV) di Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat,” jelasnya.

Dia melanjutkan, jaringan pemantauan tersebut sudah mengintegrasikan sebanyak 280 CCTV di 51 RT se-Kelurahan Belimbing. Kemudian sudah tersambung dan dapat diakses oleh pihak-pihak terkait seperti Command Center (CC) Kantor Kelurahan Belimbing, CC Kantor Kecamatan Bontang Barat, CC Diskominfo Bontang, Polres Bontang, hingga Departemen Kamtib (Keamanan dan Ketertiban) PT Pupuk Kaltim.

“Penyimpanan hasil pemantauan tidak hanya bisa didapatkan di rumah ketua RT, tetapi juga di Command Center Kelurahan Belimbing. Durasi waktunya dua bulan. Sehingga bisa menjadi barang bukti jika terjadi tindak kriminalitas,” bebernya.

[irp]

Ade melanjutkan, ke depan, pihaknya akan meneruskan sambungan seperti Kodim 0908/BTG dan pos keamanan lingkungan (poskamling). Dia menjelaskan, inovasi ini dikembangkan selama dua tahun ke depan.

“Insyaallah Bontang menjadi yang terdepan dan pertama di Indonesia,” tuturnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Lurah Belimbing itu membeberkan, inovasi ini merupakan implementasi Smart City dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 25 Tahun 2019 dalam Pengembangan Transformasi Digital.

Di sisi lain, juga selaras dengan rencana pelaksanaan ETLE (Electronic Law Enforcement) milik Polri. Hal ini didasari masih adanya keluhan masyarakat, terkait belum maksimalnya fungsi dan manfaat, serta pengembangan pengelolaan jaringan CCTV di Kelurahan Belimbing.

“Contohnya dalam hal pemantauan balapan liar, atau berbagai aktivitas di pasar dan tempat umum lainnya. Melalui inovasi ini, para ketua RT, petugas keamanan dan stakeholder lainnya dapat memantau keadaan lingkungan dan segera melaporkan ke pihak terkait,” tandas Ade.

[irp]

Di waktu yang sama, Wali Kota Bontang Basri Rase melalui Sekda Bontang, Aji Erlynawati menyambut baik dan mengapresiasi inovasi tersebut. Sebab hal itu sejalan dengan visi-misi Bontang, yakni terwujudnya Bontang yang lebih Hebat dan Beradab.

“Hal ini juga selaras dengan program prioritas wali kota dan wakil wali kota dalam meningkatkan dan memperluas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) selalu mengedepankan pelayanan publik yang prima dan inovatif. Sebab pelayanan publik merupakan wajah dari suatu pemerintahan. Dan pemerintah disebut hadir bagi masyarakat apabila mampu memberikan pelayanan publik yang prima, cepat, profesional, berkeadilan, dan inovatif.

Melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, kata Aji, penyelenggaraan pemerintah daerah akan semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

[irp]

“Berbagai terobosan harus diciptakan dan dikembangkan untuk mengoptimalkan kualitas layanan publik di berbagai sektor,” ucapnya.

Tak ketinggalan, Lurah Belimbing Dwi Andriyani menyampaikan selamat kepada Ade Dermawan atas launchingnya aksi perubahan Ente Jual Ane Beli.

“Semoga ke depan, Kelurahan Belimbing bisa meneruskan program ini dengan baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana