Kaltim Susun Blueprint Pemberdayaan Masyarakat Desa 5 Tahun ke Depan

Fajri
By
123 Views

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan untuk menyusun program pemberdayaan masyarakat desa periode 2025-2030. Tujuannya adalah untuk memastikan program-program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berupaya serius dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan penyelarasan program pemberdayaan masyarakat desa untuk periode 2025-2030. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Syirajudin, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam merumuskan program-program yang tepat sasaran.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga organisasi non-pemerintah. Diskusi yang mendalam dilakukan untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang efektif dalam memberdayakan masyarakat desa, termasuk peningkatan kapasitas, akses terhadap sumber daya, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi sangat diperlukan untuk merumuskan program-program yang tepat sasaran,” ungkapnya belum lama ini.

- Advertisement -
Ad image

Dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi non-pemerintah, para peserta mendiskusikan berbagai isu yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat. Seperti peningkatan kapasitas, akses terhadap sumber daya, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
Penekanan diberikan pada pentingnya memastikan bahwa kebijakan dan program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat desa.

Melalui penyelarasan program ini diharapkan akan tercipta sinergi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Sehingga setiap langkah yang diambil dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap program mampu memberdayakan masyarakat desa agar mereka dapat mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan,” tambah Iyad sapaan akrab Syirajudin.

Selain itu, acara ini juga membahas pengembangan karir dan kompetensi Jabatan Fungsional Pemberdayaan Masyarakat. Peningkatan keterampilan petugas fungsional dinilai sangat penting untuk mendukung pelaksanaan program-program yang efektif.

“Pemberdayaan masyarakat bukanlah tugas yang mudah, sehingga diperlukan kompetensi dan keterampilan yang memadai dari seluruh jajaran petugas,” jelasnya.

Dalam penutup acara, diharapkan setiap peserta dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat di desa. “Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan membangun komitmen bersama demi kemajuan desa kita tercinta,” tutupnya. (adv/diskominfokaltim)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana