Kuota SD Masih Kurang, Sekolah Rakyat Dilengkapi Wali Asuh hingga Pembiayaan Lintas Kementerian

Jumlah siswa SMP dan SMA di Sekolah Rakyat 1C kuotanya hampir terpenuhi. Berbeda di tingkat SD yang masih kurang disebabkan banyak orangtua yang ragu melepas anaknya bersekolah asrama.
Suci Surya
975 Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Program Sekolah Rakyat 1C di SMA 16 Samarinda tak hanya menyediakan pendidikan gratis, tetapi juga fasilitas berasrama yang dilengkapi wali asuh, satpam, hingga 31 titik CCTV.

Dengan dukungan pembiayaan lintas kementerian, program ini ditargetkan melahirkan lulusan yang berkarakter, mandiri, serta memiliki keterampilan dan kewirausahaan.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kaltim Achmad Rasyidi mengungkapkan 1 wali asuh akan mendampingi 10 siswa. Kata dia, nantinya kegiatan anak berlangsung hingga malam hari, dilanjutkan dengan bimbingan agama, serta pembelajaran keterampilan dan kewirausahaan.

“Tujuannya agar lulusan Sekolah Rakyat memiliki keahlian dan mandiri di masyarakat,” ujarnya di Samarinda, belum lama ini.

Ia pun membeberkan jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut. Saat ini, untuk tingkat SMA ada 24 anak dari target 25 siswa. Sedangkan di tingkat SD baru 19 anak dari target 50 siswa.

Sementara itu, SMP dan SMA di Sekolah Rakyat 1C yang terletak di Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) Samarinda sudah terpenuhi. Sedangkan siswa di tingkat SD jumlahnya masih kurang.

Rasyidi pun menjelaskan penyebab minimnya siswa SD di sekolah tersebut. Hal ini dikarenakan masih banyak orangtua yang ragu untuk melepas anaknya. Apalagi sekolah ini menggunakan sistem asrama.

Setelah melakukan penjaringan, pihaknya pun akan melanjutkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama dua minggu. Dikatakannya jika untuk sekolah ini memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan sekolah reguler.

Dengan begitu, mereka pun berharap anak-anak dapat terbiasa dengan lingkungan yang baru. Termasuk sudah bisa beradaptasi dengan teman-teman baru dimana mereka berasal dari lingkungan berbeda.

“Kita harap orangtua dapat mendukung program ini,” tutupnya. (adv/diskominfokaltim/yed/uci)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana