Pemkot Samarinda Gratiskan LKS untuk Siswa, Dewan Usulkan Bentuk Satgas

Devi Nila Sari
81 Views

Dewan usulkan bentuk tim pengawas untuk program gratis LKS. Termasuk dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyambut baik kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Dalam program gratis buku lembar kerja siswa (LKS) atau lembar kerja peserta didik (LKP), bagi siswa di seluruh jenjang pendidikan tahun ini.

Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pendidikan secara menyeluruh.

Novan menyatakan, bahwa pemenuhan kebutuhan LKS ini merupakan langkah yang tepat dan sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua siswa. Terlebih, menurutnya, pendistribusian LKS dilakukan berdasarkan data “by name by address” yang memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.

- Advertisement -
Ad image

“Sehingga, tepat sasaran sesuai dengan siswa yang terdaftar di jenjang masing-masing,” tuturnya.

Ia memastikan, dari sisi pendanaan program ini telah masuk dalam anggaran rutin sektor pendidikan, melalui pagu mandatori minimal 20 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Soal pendanaan, itu sudah dianggarkan dan termasuk dalam pagu mandatori 20 persen dari APBD untuk sektor pendidikan,” ucapnya.

Di sisi lain, Novan juga menyinggung pentingnya pengawasan terhadap praktik-praktik yang dapat mencederai integritas sistem pendidikan, termasuk dalam hal penerimaan peserta didik baru (PPDB). Ia menyatakan, DPRD terus menjalankan fungsi pengawasannya, terutama agar tidak terjadi kecurangan dalam proses pendidikan, termasuk distribusi bantuan seperti LKS.

“Fungsi pengawasan kami tetap berjalan. Mudah-mudahan tidak ada lagi kecurangan yang signifikan. Kalaupun ada, sampai saat ini belum bisa dibuktikan secara konkret,” jelasnya.

Ia mengimbau para orang tua, agar tetap percaya terhadap kualitas seluruh sekolah yang ada di Samarinda. Meskipun lokasi sekolah mungkin tidak sesuai harapan atau berada agak jauh dari tempat tinggal.

“Semua sekolah memiliki standar yang sama. Jadi tidak perlu ragu, karena kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas bersama,” tutupnya. (Adv/dprdsamarinda/zul)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana