Pemprov Kaltim Apresiasi Dukungan Masyarakat, Idulfitri 2022 Kondusif

kaltim_akurasi

Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim mengapresiasi dukungan masyarakat selama perayaan Idulfitri 1443 Hijriah. Sehingga, hari besar keagamaan dapat  berjalan kondusif.

Akurasi.id, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi mengapresiasi dan berterima kasih. Atas dukungan masyarakat terus menjaga Kaltim tetap kondusif selama pelaksanaan Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Apresiasi dua pemimpin Kaltim itu disampaikan melalui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni di Rumah Dinas Sekprov Kaltim, Jalan M Yamin Samarinda, Selasa (3/5/2022).

[irp]

“Pak Gubernur dan Pak Wagub sangat bersyukur, sekaligus berterima kasih atas dukungan warga Kaltim. Karena Hari Raya Idulfitri tahun ini berlangsung lancar dan kondusif,” kata dia.

Kedua pemimpin Kaltim kata Sri Wahyuni, melihat kemeriahan lebaran tahun ini lebih terasa akibat pelonggaran yang diberikan pemerintah. Karena kasus positif Covid-19 terus melandai. Keduanya bersyukur karena masyarakat juga memberikan dukungan untuk tetap tenang dan tidak larut dalam euforia.

Dukungan masyarakat yang Sri maksud adalah mulai dari tertib masyarakat tidak melakukan konvoi takbir keliling. Serta pelaksanaan Salat Id yang khusyuk hingga arus mudik yang lancar.

[irp]

Gubernur Kaltim Berharap Usai Lebaran Kasus Covid-19 Melandai

Sri melanjutkan, gubernur dan wagub memaklumi kegembiraan yang umat muslim nikmati saat ini. Sebab, dua tahun sebelumnya perayaan Hari Raya Idulfitri penuh keterbatasan dan larangan.

Ia mengakui, Hari Raya Idulfitri menjadi sarana yang sangat baik untuk menjalin ukhuwah Islamiyah. Namun, gubernur dan wagub tetap berpesan agar protokol kesehatan selalu diutamakan. Untuk mencegah kemungkinan terjadinya lonjakan setelah lebaran berlalu.

Oleh karena itu, kedua pimpinan Kaltim tersebut berharap agar setelah lebaran, kasus positif Covid-19 terus melandai. Harapan tersebut tentunya memerlukan dukungan masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

[irp]

“Kalau memang ada yang bergejala, sebaiknya membatasi diri dulu. Jangan bersilaturahmi secara langsung, tunda sampai kondisinya benar-benar fit. Sementara waktu silaturahmi bisa lewat handphone dulu,” sarannya.

“Mari jadikan Kaltim sebagai tempat yang nyaman bagi semua orang,” tutup Sri Wahyuni dengan senyum khasnya. (*sul/ADV/Diskominfo Kaltim)

Penulis: Pewarta

Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana