Perbanyak CCTV untuk Atasi Masalah Anjal dan Gepeng di Samarinda

kaltim_akurasi
87 Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Permasalahan anak jalanan (Anjal), gelandangan dan pengemis (Gepeng) pasalnya bisa diatasi jika Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperbanyak CCTV di ruang publik.

Saran memasang dan memperbanyak CCTV di ruang publik itu diutarakan oleh anggota Komisi I DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting.

Kata Joni, pemasangan CCTV itu bisa dilakukan di pusat keramaian. Semisal area persimpangan jalan yang memang kerap menjadi tempat berkumpulnya anjal dan gepeng di Samarinda.

“Pemasangan CCTV di setiap titik pusat berkumpulnya anjal dan pengamen ini bisa dilakukan. Karena kehadiran mereka sudah sangat mengganggu warga dan pengguna jalan,” seru Joni, Jumat (20/1/2023).

- Advertisement -
Ad image

Selain di persimpangan jalan, Joni menambahkan kalau pemasangan CCTV bisa dilakukan di area taman yang bersisihan dengan Tepian Sungai Mahakam.

“Warga yang bersantai di sepanjangan Mahakam juga kerap terganggu,” imbuh Joni.

Diperbanyaknya CCTV pada ruang publik di Samarinda juga sebagai bentuk kritis lain kepada operasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Samarinda. Mereka dinilai masih lamban menindak anjal dan gepeng.

Selain membuat resah warga, pasalnya kehadiran anjal dan gepeng juga bertentangan Perda 7/2017. Yang selama ini dinilai masih belum ditegakan secara maksimal.

“Tetapi aturan tersebut tidak berjalan maksimal karena kurangnya ketegasan dalam penerapan aturan tersebut terhadap anjal dan pengamen,” sambungnya.

Seharusnya, dengan adanya perda tersebut OPD Pemkot Samarinda yang bertanggung jawab bisa bekerja lebih maksimal. Karena penindakan sudah berlandaskan aturan payung hukum

“Kalau Peraturan Daerah (Perda) sudah ada, tinggal bagaimana caranya menerapkan Perda melalui OPD terkait,” (adv/dprdsamarinda/upk)

Penulis: Upik
Editor: Muhammad Raka 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana