Pj Gubernur Target Realisasi APBD Kaltim 93 Persen Akhir Tahun Ini

Devi Nila Sari
95 Views

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menarget realisasi serapan APBD Kaltim capai 93 persen hingga akhir tahun. Mengingat, tersisa 12 OPD dengan serapan anggaran masih rendah.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Jelang akhir tahun, Pemprov Kaltim kebut realisasi APBD 2023. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendongkrak kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Terutama yang serapannya masih tergolong rendah.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik pun menarget realisasi APBD Kaltim 2023 mencapai 93 persen hingga akhir tahun ini. Sebab, dari 23 OPD, kini hanya tersisa 12 OPD yang berada di zona merah.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin Rapat Pimpinan Evaluasi Realisasi APBD Kaltim Tahun Anggaran 2023. Di Ballroom Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (21/11/2023).

Rapim dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Ujang Rachmad. Asisten Pemerintahan dan Kesra H Syirajuddin, para kepala dinas/badan dan kepala biro lingkup Setda Provinsi Kaltim, direktur rumah sakit dan Ketua TGUP3 Kaltim Dr Adi Buhari, staf ahli/staf khusus dan tenaga ahli Pj Gubernur.

“Kami perkirakan nanti posisi realisasi serapan anggaran kita 93 persen hingga akhir tahun. Jadi angkanya naik dari tahun sebelumnya,” yakin Akmal.

Untuk itu, dibantu Sekda Sri Wahyuni dan tim pembina OPD akan terus mendorong seluruh instansi agar secara konsisten mengajukan anggaran per triwulan agar tidak terjadi devisiasi.

Sanksi bagi OPD yang Lalai

Ke depan, lanjutnya, akan diberlakukan punishment atau sanksi bagi OPD yang lalai dan tidak sungguh-sungguh dalam perencanaan, pelaksanaan hingga penganggaran instansinya. Yang berdampak rendahnya realisasi anggaran.

Sebaliknya dari punishment, bagi OPD yang sukses merealisasikan anggaran dari perencanaan hingga pelaksanaan, maka mereka akan diberikan reward.

“Punishment dapat berupa pengurangan anggaran atau anggaran mereka dialihkan ke tempat lain (instansi lain),” tegasnya.

Namun, Akmal tetap yakin evaluasi yang lebih intens akan mampu mendorong OPD berkinerja lebih baik, terutama dalam merealisasikan anggarannya.

“Optimis serapan anggaran kita bisa dicapai tinggi. Asal kinerjanya berorientasi pada program atau prioritas, bukan semata pelaksanaan urusan,” tegasanya. (adv/diskominfokaltim/yans/sul/ky/dns)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana