Puji Setyowati Beri Solusi Mengentas Masalah Kemiskinan di Kaltim

Suci Surya
208 Views

Kurangnya lapangan pekerjaan menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan. Untuk mengentas masalah kemiskinan di Kaltim, Puji menyebut salah satunya dengan hilirisasi SDA dengan mendirikan pabrik untuk menciptakan lapangan kerja.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Selain komitmen mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, salah satu program pemerintah yang perlu diperhatikan strategi untuk menurunkan angka kemiskinan. Namun saat ini, angka presentase kemiskinan di Kaltim masih di bawah rata-rata nasional.

Untuk diketahui, ditingkat nasional tercatat angka kemiskinan 9,36 persen dan Kaltim 6,11 persen. Sementara tingkat provinsi dengan angka kemiskinan terendah ada di Bali sebesar 4,25 persen dan tertinggi Papua 26,03 persen.

Hal ini mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati. Menurutnya, tingkat kemiskinan ini di tahun 2022 sempat turun sekitar 0,6 persen. Namun tahun ini mulai naik kembali.

“Pastinya banyak faktor, bisa jadi karena adanya PHK baru, atau mungkin saat ini kurangnya lapangan pekerjaan yang disediakan. Faktor terakhir karena adanya inflasi, harga jd melambung tinggi. Sehingga, daya beli masyarakat tidak mampu lagi,” ujar Puji saat ditemui Akurasi.id, belum lama ini.

Legislator Fraksi Demokrat ini melanjutkan, kemiskinan itu tidak hanya dari satu indikator saja. Oleh sebab itu, yang perlu dibangun yakni membuat banyaknya lapangan pekerjaan.

Puji juga mencontohkan, hasil produksi seperti pisang, singkong dan ubi dengan kualitas yang bagus, tidak diolah sendiri melainkan dibeli oleh orang yang berada di luar pulau. Padahal, apabila bisa mengolah sendiri hasil dari produksi bahan tersebut bisa mendapat keuntungan yang tinggi.

“Bahan baku mentah dibeli mereka dari Kaltim misal harganya Rp50 ribu rupiah. Tapi setelah diolah dan dikemas harga jual bisa 10 kali lipat harga mentahnya,” jelasnya.

Puji mengatakan untuk mewujudkan hilirisasi itu dengan mendirikan pabrik pengolahan sesuai dengan sumber daya alam (SDA) yang ada di Kaltim untuk mengurangi angka kemiskinan.

“Kalau pemerintah berkomitmen mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah yang kaya akan SDA ini, harus konsekuen hilirisasi diciptakan untuk lapangan pekerjaan dengan mendirikan pabrik pengolahan,” katanya.

Kemudian ia mengatakan, perbaikan infrastruktur yang tidak dipenuhi dengan baik juga salah satu penyebab kemiskinan.

“Contohnya, dia menanam cabe di hulu sana, mau dibawa ke pasar, tetapi biaya jalannya dari rumah menuju pasar biayanya melebihi harga cabe,” katanya.

Dengan demikian, Puji berharap APBD yang ada dipergunakan untuk infrastruktur dan konektivitas segera dibenahi. Bukan hanya yang ada di perkotaan tetapi mencakup dan menjangkau masyarakat di pedesaan. (adv/dprdkaltim/ghi)

Penulis: Ghiyats Azatil Ismah
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana