RSUD Taman Husada Pastikan Keamanan Pasien Dialisis dengan Pemisahan Mesin Cuci Darah

Suci Surya
109 Views

Selain ruang dialisis reguler, RSUD Taman Husada Bontang juga menyediakan layanan cuci darah di ruang ICU bagi pasien dengan kondisi kritis.

Kaltim.akurasi.id, Bontang – RSUD Taman Husada Bontang memastikan keamanan pasien hemodialisis dengan menerapkan sistem pemisahan mesin cuci darah berdasarkan kondisi medis masing-masing pasien. Langkah ini bertujuan untuk mencegah risiko penularan penyakit menular di lingkungan rumah sakit.

Kepada media Akurasi.id, Kepala Ruangan Dialisis RSUD Taman Husada Bontang Salawati mengatakan jika rumah sakit pelat merah tersebut kini memiliki 21 unit mesin terapi pengganti ginjal. Termasuk dua unit yang baru ditambahkan pada tahun ini.

“Dari total mesin itu, beberapa diantaranya dikhususkan untuk pasien dengan penyakit menular seperti HIV/AIDS, hepatitis B, dan hepatitis C,” ungkapnya, Selasa (18/2/2024) lalu.

Menurutnya, pasien yang menjalani cuci darah tidak perlu khawatir karena mereka telah dipisahkan berdasarkan hasil screening laboratorium. Pasien infeksi dan non-infeksi memiliki mesin berbeda. Selain itu, pasien TBC juga memiliki ruang isolasi khusus agar tidak bercampur dengan pasien lain.

Selain ruang dialisis reguler, RSUD Taman Husada Bontang juga menyediakan layanan cuci darah di ruang ICU bagi pasien dengan kondisi kritis.

“Di ICU, kami memiliki dua unit mesin dialisis yang digunakan bagi pasien dengan kondisi lebih berat. Seperti yang menggunakan ventilator atau membutuhkan pengawasan intensif dari dokter,” lanjut dia.

Salawati menegaskan, prosedur ini diterapkan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh pasien. Pihaknya memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan sesuai kebutuhannya, tanpa ada risiko tertular dari pasien lain.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak takut menjalani hemodialisis di RSUD Taman Husada. Sebab pihaknya menerapkan standar operasional untuk pasien.

“Semua mesin telah dipisahkan dan setiap pasien wajib menjalani screening sebelum cuci darah. Ini adalah standar operasional yang kami jalankan demi keselamatan pasien,” tutupnya. (adv/rsudtamanhusadabontang)

Penulis: Rae
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana