Kaltim.akurasi.id, Bontang – Pada awal Maret 2026, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang didapuk sebagai organisasi dengan tingkat kematangan organisasi tertinggi diantara 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.
Capaian tersebut ditetapkan berdasar hasil penilaian yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, sebagaimana tertuang dalam surat Gubernur Kalimantan Timur Nomor 000.8/1103/B.ORG-I/2026 tanggal 4 Maret 2026 tentang Hasil Penilaian Tingkat Kematangan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun 2025.
Dalam penilaian tersebut, BKPSDM Bontang berhasil meraih nilai 54 dari poin sempurna 55 dengan kategori “Sangat Tinggi”, sekaligus bertengger sebagai pemuncak dari seluruh OPD se-Kota Bontang. Prestasi ini terbilang prestisius, terlebih karena proses penilaiannya dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai pihak eksternal yang melakukan evaluasi secara objektif terhadap kinerja kelembagaan seluruh perangkat daerah di Kota Taman.
Ditemui di ruang kerjanya, Plt Kabag Organisasi Setda, Atifah Hanum Widiyarti mengurai 11 Komponen Penilaian Kematangan Organisasi Berdasar Permendagri 99 Tahun 2018. Diantaranya yakni komponen perencanaan pembangunan, komponen monitoring pengendalian, komponen penjaminan mutu layanan, komponen standar operasional prosedur, komponen pendidikan dan pelatihan bagi pegawai. Lalu komponen analisis kebijakan pemecahan masalah, komponen manajemen sumber daya yang terukur, komponen manajemen risiko, komponen pengukuran kinerja, komponen pengembangan inovasi layanan, dan komponen budaya organisasi.
“Bila sebuah OPD mendapat nilai sangat tinggi dari 11 komponen ini, bermakna bahwa organisasi tersebut dianggap sudah matang secara kelembagaan. Dalam arti proses kerjanya on the track, pengembangan SDM telah berjalan baik, kinerja terukur, inovatif, serta memiliki budaya kerja yang kuat,” ucap Atifah.
Baca Juga
Atifah juga menyebut bahwa raihan ini sekaligus mencerminkan keberhasilan BKPSDM dalam mengelola organisasinya secara efektif, efisien, dan terstruktur.
Ditemui terpisah, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, menyampaikan bahwa capaian yang diraih BKPSDM diharap dapat menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi.
“Capaian BKPSDM Bontang ini agar menjadi tolok ukur bagi organisasi perangkat daerah yang lain dalam pengelolaan kematangan organisasi. Karena organisasi yang matang, dipastikan prima juga dalam memberi layanan,” ujarnya.
Baca Juga
Akhmad Suharto berharap BKPSDM Bontang dapat terus mempertahankan kinerja dan kualitas pengelolaan organisasinya. Sekaligus menjadi contoh praktik baik atau best practice bagi perangkat daerah lainnya dalam membangun organisasi pemerintah yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Lebih lanjut Akhmad Suharto turut mendorong seluruh OPD untuk terus melakukan evaluasi dan penguatan tata kelola organisasi, sehingga tingkat kematangan organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Bontang dapat terus meningkat secara merata.
“Hal ini sejalan dengan spirit Berbenah dalam rangka memperkuat pencapaian Visi Misi Pemerintah Kota Bontang,” tutupnya. (adv/bkpsdmbontang)
Penulis: Pewarta
Editor: Suci Surya Dewi
