Kaltim.akurasi.id, Bontang – Dalam upaya meningkatkan tertib administrasi serta kesadaran pentingnya penggunaan tanda pengenal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang menggelar Layanan Jemput Bola (Jempol) Pemotretan Pembuatan Tanda Pengenal ASN. Kegiatan ini menyasar 87 orang PPPK paruh waktu yang bertugas di lingkup kecamatan dan kelurahan di Bontang Utara, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Utara, Selasa (10/2/2026).
Dipimpin langsung Ketua Pokja Dokumentasi Informasi BKPSDM Bontang, Rahmawati mengatakan kegiatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi antara BKPSDM dengan subbag umum dan kepegawaian Kecamatan Bontang Utara.
Kolaborasi lintas unit ini menjadi bagian dari strategi BKPSDM untuk mendekatkan layanan kepegawaian langsung ke unit kerja. Sehingga ASN tidak terbebani dengan proses administratif. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 Wita ini juga mendapat antusiasme tinggi dari para peserta pemotretan.
“Layanan Jemput Bola ini sebagai bentuk komitmen kami mempermudah teman-teman, utamanya para PPPK paruh waktu bisa memiliki badge sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Rahmawati.
Rahma menjelaskan bahwa tanda pengenal ASN bukan sekadar atribut, melainkan identitas resmi yang memuat berbagai informasi penting. Badge ASN saat ini telah dilengkapi barcode identitas untuk mencegah pemalsuan, serta data golongan darah (golda) pemegang badge.
Baca Juga
Menurutnya, pencantuman data golongan darah tersebut memiliki peran strategis, khususnya dalam mendukung penanganan medis yang cepat dan tepat apabila ASN mengalami kondisi darurat yang tidak diinginkan, baik di lingkungan kerja maupun saat penugasan di luar kantor.
Ditemui terpisah, Kepala BKPSDM Bontang Sudi Priyanto berharap seluruh ASN semakin memahami pentingnya menggunakan tanda pengenal resmi sesuai ketentuan. Selain sebagai bentuk disiplin administrasi, kepemilikan badge ASN juga merupakan bagian dari perlindungan dan keselamatan ASN itu sendiri.
“BKPSDM Bontang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kepegawaian yang mudah, cepat, dan humanis demi terwujudnya tertib administrasi kepegawaian,” tutup Sudi. (adv/bkpsdmbontang)
Baca Juga
Penulis: Pewarta
Editor: Suci Surya Dewi