Tinjau Terowongan Samarinda, DPRD Temukan Indikasi Kelalaian Kontraktor

Devi Nila Sari
110 Views

DPRD temukan indikasi kelalaian kontraktor ddalam pembangunan proyek Terowongan Samarinda. Hal ini pun akan menjadi evaluasi ke depan.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda Komisi III DPRD Kota Samarinda melakukan peninjauan langsung ke proyek terowongan di Jalan Sultan Alimuddin, Senin (14/7/2025). Tinjauan ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap peristiwa longsor yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, di bagian inlet mega proyek pemerinta kota (pemkot) tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar menyebutkan, berdasarkan pemaparan dari tim teknis dan pihak terkait, ditemukan adanya indikasi kelalaian dari kontraktor pelaksana proyek.

“Dari penjelasan yang kami terima, terlihat ada kelalaian dari pihak kontraktor,” tuturnya.

Menurut pria yang karib disapa Deni itu, hal tersebut bukan kesalahan pemerintah kota. Tapi lebih kepada perencanaan teknis yang tidak matang dari pelaksana proyek, termasuk pengembang perumahan dan penanggung jawab proyek (PP).

Ia menjelaskan, titik longsor yang terjadi sebelumnya seharusnya bisa diantisipasi, jika sejak awal dilakukan identifikasi terhadap potensi kerawanan tanah dan kontur wilayah. Deni menilai, kesalahan tersebut merupakan akibat dari perencanaan yang tidak menyeluruh, terutama dalam mendeteksi titik rawan longsor dan keberadaan endapan air.

“Dalam pemaparan yang disampaikan site engineer, tidak ada analisa mendalam terkait kandungan air atau potensi endapan yang dapat memicu longsor. Padahal, itu hal yang sangat krusial dalam pembangunan konstruksi seperti ini,” ujarnya.

Karena itu, DPRD Samarinda meminta, agar ke depan konsultan perencana dilibatkan secara langsung dalam evaluasi proyek. Deni menekankan, pentingnya keterlibatan pihak yang benar-benar kompeten dalam perencanaan teknis agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Ini kejadian pertama, dan kami harap jadi yang terakhir. Kami tidak ingin hanya membahas solusi setelah kejadian, tapi juga akar masalahnya. Jangan sampai terowongan ini nanti menyisakan persoalan baru setelah selesai dibangun,” tandasnya. (Adv/dprdsamarinda/zul)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana