Sedikitnya 2.748 warga di tiga kelurahan di Bontang terdampak banjir besar akibat air kiriman dari hulu dan hujan deras. Kelurahan Api-Api menjadi wilayah terparah dengan 2.285 jiwa terdampak banjir pada Senin (13/5/2025).
Kaltim.Akurasi.id, Bontang – Sebanyak 2.748 jiwa di tiga kelurahan di Kota Bontang terdampak banjir akibat luapan air kiriman dari hulu yang diperparah oleh hujan lebat sejak dini hari, Senin (13/5/2025).
Data yang dihimpun media ini mencatat wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Api-Api, Gunung Elai, dan Kanaan. Sementara untuk Kelurahan Guntung, pihak kelurahan belum merilis data jumlah jiwa terdampak, karena pendataan masih sebatas wilayah RT yang tergenang.
Kelurahan Api-Api Jadi Wilayah Paling Terdampak
Dari seluruh wilayah, Kelurahan Api-Api menjadi yang paling terdampak. Sebanyak 2.285 jiwa dari 685 KK di 23 RT terendam banjir. Berikut rincian data per RT:
- RT 7: 40 KK / 200 jiwa
- RT 8: 35 KK / 100 jiwa
- RT 11: 12 KK / 35 jiwa
- RT 12: 15 KK / 50 jiwa
- RT 13: 20 KK / 50 jiwa
- RT 14: 8 KK / 25 jiwa
- RT 21: 11 KK / 35 jiwa
- RT 22: 38 KK / 110 jiwa
- RT 23: 40 KK / 170 jiwa
- RT 24: 3 KK / 11 jiwa
- RT 25: 10 KK / 35 jiwa
- RT 26: 9 KK / 31 jiwa
- RT 28: 40 KK / 150 jiwa
- RT 29: 200 KK / 600 jiwa
- RT 30: 25 KK / 65 jiwa
- RT 33: 23 KK / 53 jiwa
- RT 34: 16 KK / 45 jiwa
- RT 35: 30 KK / 130 jiwa
- RT 37: 65 KK / 200 jiwa
- RT 39: 15 KK / 55 jiwa
- RT 40: 15 KK / 60 jiwa
- RT 41: 5 KK / 15 jiwa
- RT 42: 10 KK / 40 jiwa
“Di kelurahan kami terdapat 23 RT yang terdampak, dengan total 2.285 jiwa,” ungkap Lurah Api-Api, Hadha Sulistiyono.
Gunung Elai Urutan Kedua
Kelurahan Gunung Elai menjadi wilayah kedua dengan dampak cukup besar. Sebanyak 413 jiwa dari 122 KK di 6 RT terdampak banjir, dengan rincian sebagai berikut:
- RT 14: 20 KK / 50 jiwa
- RT 18: 10 KK / 28 jiwa
- RT 19: 25 KK / 75 jiwa
- RT 20: 9 KK / 45 jiwa
- RT 43: 48 KK / 175 jiwa
- RT 44: 10 KK / 40 jiwa
“Sebanyak enam RT terdampak, total ada 413 jiwa,” jelas Lurah Gunung Elai, Sulistyo.
Sementara, wilayah yang terdampak paling kecil yakni Kelurahan Kanaan, dengan 50 jiwa dari 11 KK yang tersebar di dua RT, yakni RT 7 dan RT 11.
“Setelah ditinjau kemarin, penyebab meluapnya air karena belum adanya turap di aliran sungai yang melintasi Jalan Damai. Tahun ini pembangunan turap akan dilaksanakan,” kata Lurah Kanaan, Salmon Payung Allo.
Kelurahan Guntung Masih dalam Proses Pendataan
Disis lain, di Kelurahan Guntung, terdapat tujuh RT yang dilaporkan terdampak sejak pagi hari. Namun, hingga saat ini belum ada data jumlah jiwa terdampak karena pendataan masih berlangsung.
“Yang terdampak itu RT 4, 6, 11, 12, 13, 15, dan 17. Tapi kami belum mendata berapa jumlah jiwa terdampak, baru sebatas wilayah RT saja,” ujar Lurah Guntung, Denny Febrian. (*)
Penulis: Dwi Kurniawan Nugroho
Editor: Redaksi Akurasi.id