Kaltim.akurasi.id, Bontang – Makin ke sini, salah satu alasan anak muda untuk tetap kerja agar bisa jadi kaya raya. Tetapi mereka lupa dengan istilah ‘hemat pangkal kaya’ yang menjadi acuan bahwa rajin kerja saja belum cukup, harus bisa menghemat dan menentukan prioritas utama kebutuhan primer dan sekunder.
Di tengah fenomena online shop yang tinggal pencet keranjang kuning, finansial kita sering kali jadi korbannya. Gerakan Fear of Missing Out alias FOMO atau takut ketinggalan tren sering banget bikin kantong jebol bahkan sebelum akhir bulan.
Ini dia saatnya untuk kita, kaum Gen Z untuk melek finansial dan beralih ke gaya hidup frugal living yang tetap keren. Biar tabungan aman dan masa depan tenang, ini dia 5 tips gaya hidup hemat ala Gen Z yang sudah dirangkum Akurasi.id.
Masak Sendiri dan Bawa Bekal
Untuk kaum mager atau malas gerak memang masak sendiri itu challenging banget. Tetapi kalian sadar enggak sih kalau sekali pesan makanan via ojol, biaya ongkir dan jasanya bisa buat beli bahan makanan dua hari. Memasak sendiri juga bukan hanya soal hemat, tetapi juga jauh lebih sehat.
Baca Juga
Tips masak biar hemat, coba kalian terapkan teknik meal prep atau belanja mingguan tiap akhir pekan. Siapkan bahan makanan untuk seminggu ke depan, simpan di kulkas, tinggal tumis dan goreng saat mau makan. Akan jauh lebih hemat jika tiap jam makan siang, kamu makan bekal masakan yang kamu buat, daripada pusing mikirin menu makan siang yang harus dibeli.
Nongkrong Sewajarnya, Social Life Tetap Jalan
Kita enggak harus selalu ikut setiap kali diajak ngopi atau nongkrong. Jauhkan sifat people pleaser itu dan belajar untuk katakan tidak tanpa rasa bersalah. Nongkrong atau bergaul tidak harus selalu di kafe mahal dengan kopi puluhan ribu. Kamu bisa ajak teman-teman main ke rumah, nonton Netflix bareng atau cari taman kota yang gratis. Ingat ya, yang mahal itu kebersamaannya, bukan latte art-nya.
Baca Juga
Budgeting Pengeluaran
Coba untuk mulai mengalokasikan semua gaji kamu sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari uang untuk kebutuhan sehari-hari, self reward, sampai pengeluaran tak terduga juga bisa dibuat alokasinya, agak semua pengeluaran kamu tetap bisa terkontrol.
Untuk mempermudah budgeting, kamu bisa gunakan aplikasi financial tracker atau fitur kantong di bank digital. Terapkan rumus 50:30:20, yang artinya, 50 persen kebutuhan pokok seperti kost, biaya makan, biaya transportasi. Lalu 30 persen untuk keinginan seperti hiburan dan hobi. Terakhir 20 persen tabungan atau investasi. Dengan perhitungan yang jelas, kamu tidak akan kaget melihat saldo kamu di akhir bulan.
Menghindari Spontaneous Buying
Kalian pernah enggak sih, lagi asik scrolling media sosial tiba-tiba beli barang yang sebenarnya tidak dibutuhin banget tetapi tetap dibeli karena lagi ada embel-embel diskon. Nah, itu dia yang dinamakan spontaneous buying.
Tips untuk terhindar dari dosa boros tersebut gunakan aturan 24 jam. Jika kamu melihat barang bagus, masukkan ke keranjang, tetapi jangan langsung check out. Tunggu 24 jam, biasanya keinginan itu akan hilang dan kamu baru sadar kalau barang itu cuma kemauan sesaat.
Baca Juga
Bawa Tumbler
Tahu enggak sih, bawa botol minum sendiri merupakan hal paling sederhana yang maanfaatnya sustainable dan sangat berdampak baik terhadap lingkungan. Harga air mineral botol mungkin terhitung murah, tetapi kalau sehari beli dua botol, sebulan bisa mencapai ratusan ribu.
Membawa botol minum sendiri (tumbler) memastikan kamu tetap terhidrasi tanpa harus mengocok rupiah. Plus kalau kamu bawa botol sendiri, khususnya saat beli kopi, kamu bisa dapat penawaran promo menarik, juga membantu lingkungan mengurangi sampah plastik. (*)
Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Redaksi Akurasi.id
