Kaltim.akurasi.id, Nusantara – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan momentum penting untuk merancang cara baru negara bekerja, bukan sekadar memindahkan pusat pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Rini saat memberikan kuliah umum kepada aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di IKN, di Kantor Kemenko 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, baru-baru ini.
“IKN bukan hanya soal perpindahan fisik pusat pemerintahan, tetapi kesempatan untuk merancang ulang cara negara bekerja, mengambil keputusan, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi,” ujar Rini.
Menurutnya, birokrasi yang dibangun di IKN akan menjadi wajah peradaban baru Indonesia. Karena itu, kualitas aparatur dan tata kelola pemerintahan di Nusantara harus mencerminkan birokrasi yang unggul, adaptif, dan mampu bekerja lintas sektor.
Ia juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, yang menekankan pentingnya fondasi kekuatan suatu bangsa.
Baca Juga
“Salah satu fondasi kekuatan negara adalah birokrasi yang mampu bekerja lintas batas, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil,” katanya.
IKN jadi Suntikan Semangat Baru Pemerintahan
Rini menjelaskan, IKN dirancang sebagai ruang penerapan smart governance sejak awal. Konsep kerja berbagi pakai seperti shared office dan shared system diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarinstansi, meningkatkan efisiensi pemanfaatan fasilitas, serta mempercepat proses kerja pemerintahan.
“IKN memberi ruang untuk membangun sistem pemerintahan baru, bukan sekadar memperbaiki sistem yang sudah ada,” ujarnya.
Baca Juga
Dalam konteks disrupsi dan transformasi digital, Rini menekankan, ASN di IKN harus siap memimpin perubahan. Ia menyebut, ASN di Nusantara memegang peran strategis sebagai pelopor tata kelola pemerintahan masa depan.
“ASN IKN merupakan pelopor. Mereka bukan hanya menata, tetapi memulai dari awal. Bukan hanya memperbaiki sistem, tetapi membangun peradaban dan tata kelola baru,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Bimo Adi Nursanthyasto, menyampaikan kehadiran MenPANRB menjadi suntikan semangat bagi ASN yang bekerja di IKN.
“Kehadiran Ibu Menteri PANRB memberikan semangat bagi kami semua yang bekerja di Nusantara untuk membangun tata kelola pemerintahan masa depan,” ujar Bimo.
Rini juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota cerdas sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. ASN dituntut terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam memahami ekosistem digital pemerintahan.
“Standar kompetensi digital yang jelas dan terukur, serta pemetaan yang terintegrasi, menjadi kunci agar transformasi birokrasi di IKN berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Baca Juga
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari