Nahkoda Baru AKPSI, Mudyat Noor Bidik Sawit Berkelanjutan dan Dukung Agenda Energi Nasional

AKPSI komitmen mendukung program strategis nasional, termasuk mendorong diversifikasi energi melalui pengembangan B50.
Devi Nila Sari
1.1k Views

Kaltim.akurasi.id, JakartaBupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia periode 2025-2030. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/4/2026), dengan kehadiran 165 kepala daerah dari wilayah penghasil sawit.

Momentum ini dinilai krusial untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah, sekaligus memperjuangkan kepentingan sektor perkebunan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.

Usai dilantik, Mudyat Noor menyampaikan apresiasi, atas dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada wakil menteri pertanian yang telah melantik pengurus AKPSI periode 2025-2030. Serta terus memberikan perhatian terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan ketahanan pangan nasional,” tuturnya.

Ia menegaskan, kepengurusan baru dituntut bekerja solid, inovatif, dan adaptif menghadapi berbagai tantangan strategis, mulai dari isu keberlanjutan, perubahan iklim, tuntutan pasar global, implementasi standar ISPO, hingga konflik manusia dan satwa liar serta persoalan lahan gambut dan kebakaran hutan.

Di sisi lain, AKPSI juga menyatakan komitmennya mendukung program strategis nasional, termasuk pengembangan biodiesel B50 yang sejalan dengan agenda Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kami mendukung program presiden, khususnya dalam mendorong diversifikasi energi melalui pengembangan B50,” kata Mudyat.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi pelaku usaha dan pekebun sawit.

“Kami berharap program ini memberikan dampak nyata bagi ketahanan energi. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan pekebun sawit,” tambahnya.

Sementara itu, Sudaryono menekankan, pentingnya peran AKPSI sebagai motor kolaborasi antar daerah penghasil sawit dan mitra strategis pemerintah dalam menjaga daya saing global sektor ini.

“AKPSI harus menjadi motor penggerak kolaborasi sekaligus memastikan tata kelola sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia juga berharap, kepemimpinan baru mampu memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani.

“Sebagai organisasi yang menaungi daerah penghasil sawit, AKPSI memegang peran penting dalam koordinasi, advokasi, dan kolaborasi guna mendorong kontribusi sektor ini terhadap pembangunan nasional,” tutupnya. (*)

Penulis: Nely Agustina
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana