Bikin Resah! Isu “Pocong” Hantui Warga Waru

Masyarakat Desa Api-Api, Kecamatan Waru, PPU, dibuat heboh dengan beredarnya informasi mengenai pocong yang kerap muncul.
Devi Nila Sari
1.2k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Merebaknya isu “pocong” di media sosial memicu keresahan warga di Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utra (PPU). Dalam postingan di media sosial tersebut, terdapat warga yang mengadu kalau melihat pocong yang dicurigai sebagai keisengan orang lain, pasalnya tidak hanya satu orang yang mengalami hal yang sama, namun beberapa orang.

Menanggapi hal tersebut, Polsek Waru langsung meningkatkan patroli dan intensitas sambang warga, sebagai langkah meredam kepanikan sekaligus menjaga stabilitas keamanan. Dalam interaksi langsung dengan masyarakat, petugas menekankan pentingnya sikap kritis terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Selain mengimbau warga agar tidak mudah percaya, polisi juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memperkeruh situasi, misalnya dengan aksi menakut-nakuti pengguna jalan yang justru berpotensi membahayakan keselamatan.

Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) turut digelar pada dini hari dengan menyasar sejumlah titik strategis, termasuk kawasan sekitar warung warga dan akses jalan utama. Di lapangan, petugas kembali mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak dalam arus informasi liar, yang kerap lebih cepat menyebar dibanding klarifikasinya.

Kapolsek Waru IPTU Lilik menegaskan, bahwa pihaknya tidak berhenti pada langkah pencegahan. Penyelidikan akan dilakukan untuk menelusuri kebenaran isu yang beredar, termasuk kemungkinan adanya pihak yang sengaja menciptakan ketakutan di ruang publik.

“Informasi ini akan kami dalami. Kami ingin memastikan apakah ini sekadar rumor atau ada unsur kesengajaan yang memicu keresahan,” ujarnya.

Polisi juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Setiap temuan mencurigakan diharapkan segera dilaporkan, alih-alih disebarkan tanpa kepastian.

“Sejauh ini, situasi di Desa Api-Api dilaporkan tetap aman dan terkendali. Kami memastikan pengawasan akan terus diperketat untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus menjaga rasa aman warga,” tutupnya. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana