DPRD Samarinda Dorong Koperasi Merah Putih jadi Penyangga Pangan Warga

DPRD Samarinda mendorong Koperasi Merah Puting sebagai penyangga pangan masyarakat, terutama dalam menekan tingginya harga pangan dan memotong rantai distribusi.
Devi Nila Sari
1.4k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Samarinda tidak hanya dipandang sebagai pengembangan lembaga ekonomi masyarakat. Tetapi juga sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat warga.

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari mengatakan, keberadaan koperasi dapat menjadi solusi untuk menekan tingginya harga bahan pangan, yang kerap membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurut Celni, konsep koperasi yang langsung terhubung dengan masyarakat mampu memotong rantai distribusi yang selama ini membuat harga kebutuhan pokok menjadi lebih mahal di pasaran.

“Koperasi diharapkan bisa menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah bersama DPRD Samarinda saat ini terus mendorong percepatan pengembangan koperasi di berbagai kelurahan. Dari total 59 kelurahan di Samarinda, puluhan titik telah dipersiapkan untuk mendukung operasional program tersebut.

Selain berfungsi sebagai pusat distribusi sembako murah, koperasi juga dirancang menjadi pusat pelayanan masyarakat. Sejumlah layanan seperti pasar murah hingga pelayanan kesehatan dasar direncanakan hadir di dalam kawasan koperasi.

Celni menilai konsep pelayanan terpadu itu penting agar keberadaan koperasi benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

“Bukan hanya soal jual beli bahan pangan, tetapi juga bagaimana koperasi bisa hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Politisi Partai NasDem tersebut juga menegaskan, bahwa koperasi harus menjadi wadah pemasaran hasil pertanian lokal. Menurutnya, selama ini petani sering menghadapi persoalan harga jual yang tidak stabil akibat panjangnya rantai distribusi.

Karena itu, koperasi diharapkan mampu menjadi penampung hasil panen masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen.

“Kita ingin petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak, tetapi masyarakat juga bisa membeli kebutuhan pangan dengan harga yang masih terjangkau,” tegas Celni.

Ia berharap, keberadaan Koperasi Merah Putih dapat memperkuat perputaran ekonomi lokal dan menjadi bantalan ekonomi masyarakat di tengah kondisi harga pangan yang fluktuatif. (Adv/dprdsamarinda/zul)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana