Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendorong Yayasan Generasi Putra Putri Pejuang 1945 (YGP3 1945) menjadi wadah pemberdayaan keluarga dan keturunan para pejuang kemerdekaan Indonesia, agar mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial serta pembangunan daerah.
Hal tesebut disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar Fathul Alamin saat mewakili pemerintah daerah dalam pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) YGP3 1945 di Pendopo Bupati, Sabtu (10/10/2026).
Dia menjelaskan, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yayasan tersebut berfokus pada pemberdayaan keluarga dan keturunan para pahlawan serta pejuang kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan tidak sekadar menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu membuka ruang bagi anggotanya untuk berkembang dan mengambil peran di tengah masyarakat.
“Organisasi ini tidak berbicara tentang suku tertentu, tetapi mewadahi mereka yang merupakan keturunan para pejuang. Harapannya, mereka bisa diberdayakan dan turut mengambil peran dalam pembangunan,” katanya.
Pembentukan YGP3 1945 Momentum Penting bagi Pengembangan Organisasi
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah dapat dilakukan melalui berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga kerja sama dengan pemerintah daerah. Peran tersebut perlu diwujudkan melalui program kerja yang terarah dan memberikan manfaat nyata.
Fathul juga menyampaikan pesan Bupati Kukar, agar pengurus yang baru dilantik segera menjalankan tugas organisasi dengan menyusun kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Pesan dari Bupati Kukar, agar organisasi ini tidak hanya berfokus pada pembentukan kepengurusan, tetapi juga mampu menjalankan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, terbentuknya kepengurusan DPC di Kukar merupakan momentum penting bagi pengembangan organisasi. Berdasarkan informasi dari pihak yayasan, Kukar menjadi daerah pertama yang membentuk kepengurusan cabang setelah DPP terbentuk.
“Dari informasi yang disampaikan ketua yayasan, kepengurusan Kukar ini menjadi yang pertama setelah DPP terbentuk. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi daerah,” tambahnya.
Fathul menekankan, bahwa pengurus yayasan agar dapat membangun sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pihak lain agar program pemberdayaan dapat berjalan lebih luas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dia menegaskan, kerja sama yang dibangun diharapkan turut mendukung arah pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Kita berharap, kerja sama yang dibentuk bisa mendukung pelaksanaan program visi misi Kukar Idaman Terbaik,” pungkasnya. (Adv/diskominfokukar/dn)
Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin