Keterbatasan Infrastruktur Desa jadi Perhatian, DPMD Kukar Apresiasi TMMD

DPMD Kukar menilai dukungan melalui TMMD dapat membantu desa memenuhi sejumlah keterbatasan infrastruktur. Dalam upaya mendorong kegiatan ekonomi maupun aktivitas sosial.
Devi Nila Sari
1.9K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Keterbatasan sumber daya dan sarana pendukung masih menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan di sejumlah desa. Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dinilai dapat membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan kebutuhan infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Kartanegara (DPMD Kukar) Arianto mengatakan, TMMD merupakan program rutin TNI yang setiap tahun dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk Kukar. Tahun ini, program TMMD ke-130 Kodim 0906/Kkr dipusatkan di Kecamatan Loa Kulu.

“Jadi, ini salah satu kegiatan yang sangat membantu untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di desa,” tutur Arianto saat menghadiri upacara pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Bola Loa Kulu Kota, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, kebutuhan pembangunan di desa tidak hanya berkaitan dengan satu jenis infrastruktur. Jalan usaha tani, gorong-gorong, hingga jembatan merupakan fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar aktivitas sehari-hari.

Program TMMD Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Arianto menilai, dukungan melalui TMMD dapat membantu desa memenuhi sebagian kebutuhan tersebut. Pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran diharapkan mampu mengurangi hambatan yang selama ini dihadapi warga, dalam menjalankan kegiatan ekonomi maupun aktivitas sosial.

“Tadi kita dengar ada kegiatan jalan usaha tani atau pembangunan gorong-gorong atau pembangunan jembatan untuk mendukung aktivitas masyarakat yang ada di desa khususnya,” katanya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi pelaksanaan TMMD di Kukar. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Muara Kaman dan Tenggarong Seberang. Sementara pada 2026, Kecamatan Loa Kulu menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut.

“Alhamdulillahm di Kutai Kartanegara juga dilaksanakan. Di tahun-tahun sebelumnya ada di Muara Kaman, ada di Tenggarong Seberang, tahun ini di Kecamatan Loa Kulu,” ungkapnya.

Bagi DPMD Kukar, program ini menunjukkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa. Keterlibatan TNI dapat menjadi dukungan tambahan bagi pemerintah daerah, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga, keahlian teknis, dan koordinasi berbagai pihak.

Meski demikian, Arianto mengingatkan, hasil pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan. Infrastruktur yang telah dibangun perlu dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan dijaga agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Pada prinsipnya, ini sangat membantu Kutai Kartanegara, khususnya wilayah-wilayah desa yang ada kegiatan,” tegasnya.

Ia berharap, masyarakat di wilayah sasaran dapat merasakan langsung perubahan setelah program selesai dilaksanakan.

“Mudah-mudahan nanti apa yang dikerjakan oleh teman-teman TMMD ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang menjadi sasaran di wilayah tersebut,” tutupnya. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana