Kaltim.akurasi.id, PPU – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memvalidasi data usulan bantuan usaha ekonomi produktif yang diajukan melalui pemerintah desa dan kelurahan. Proses ini menjadi bagian dari persiapan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang direncanakan berlangsung pada 2027.
Kepala Dinsos PPU, Ainie, mengatakan data yang saat ini diperiksa merupakan usulan yang sebelumnya disampaikan oleh pemerintah desa dan kelurahan. Validasi dilakukan sebelum program tersebut memasuki tahap realisasi pada tahun anggaran berikutnya.
“Kami juga melakukan validasi data usulan bantuan usaha ekonomi produktif bagi masyarakat kita yang kemarin diusulkan oleh kelurahan dan desa. Rencananya, bantuan tersebut akan kami realisasikan pada tahun 2027,” ujar Ainie.
Kendati begitu, ia belum merinci jumlah masyarakat yang masuk dalam usulan bantuan tersebut. Besaran anggaran, nilai bantuan per penerima, serta jenis usaha yang akan menjadi sasaran program juga belum dijelaskan dalam keterangannya.
“Dengan demikian, proses yang sedang berjalan masih berfokus pada pemeriksaan data usulan dari desa dan kelurahan,” tuturnya.
Selain mempersiapkan bantuan usaha produktif, Dinsos PPU tetap melaksanakan program rutin berupa pemberian bantuan sembako kepada warga. Pada saat bersamaan, instansi tersebut juga menjalankan sosialisasi digitalisasi perlindungan sosial sebagai bagian dari perluasan uji coba di 109 kabupaten/kota sejak 4 Agustus 2026.
Ainie menyebutkan, sosialisasi digitalisasi dilakukan dengan menyasar desa dan kelurahan di seluruh wilayah PPU. Masyarakat diarahkan melakukan pendaftaran secara mandiri melalui sistem daring sesuai ketentuan yang berlaku.
“Yang tahun ini sedang berjalan, di samping kegiatan rutin, kita memberikan bantuan-bantuan kepada warga berupa bantuan sembako,” kata Ainie.
Sementara itu, validasi usulan bantuan usaha ekonomi produktif menjadi tahapan yang tengah disiapkan Dinsos PPU untuk mendukung rencana realisasi program pada 2027. Rincian penerima dan bentuk bantuan masih menunggu proses lebih lanjut. (adv/diskominfoppu/mz)
Editor: Suci Surya Dewi