Pemkab Kukar Gandeng DMI, Sinergikan Program Pemerintah dengan Pemberdayaan Masjid

Pemkab Kukar bersinergi dengan DMI untuk sinkronkan program pemerintah dengan pemberdayaan masjid, sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Devi Nila Sari
2.1K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memperkuat kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui rumah ibadah. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan program Kukar Idaman Terbaik kepada masyarakat melalui kegiatan Safari Subuh.

Sekretaris Daerah Kukar Sunggono mengatakan, Safari Subuh yang telah memasuki pelaksanaan ke-374 merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan pemerintah dengan warga.

Menurutnya, pertemuan di lingkungan masjid dapat membuka ruang komunikasi sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Safari Subuh sudah yang ke-374. Tujuannya untuk mendekatkan antara pejabat dengan masyarakatnya,” tuturnya.

Ia menyebut, keterlibatan DMI dalam kegiatan tersebut memberikan nilai tambah karena organisasi itu turut mendorong masjid menjalankan fungsi sosial.

Dengan demikian, program pemerintah dapat berjalan berdampingan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang digerakkan melalui rumah ibadah.

“Sekarang di antara kolaborasi yang bagus dan lebih besar adalah DMI juga ada di situ,” katanya.

Menurut Sunggono, DMI memiliki program pemberdayaan yang memanfaatkan keberadaan masjid sebagai ruang untuk menjangkau masyarakat.

Sementara itu, pemerintah daerah menjalankan berbagai program pembangunan yang dapat disinergikan dengan upaya pemberdayaan tersebut.

“DMI dengan program-program pemberdayaan masyarakatnya melalui rumah ibadah, pemerintah dengan program-program yang ada, semuanya bisa berkolaborasi,” jelasnya.

Sunggono menegaskan, masjid tidak semestinya hanya menjadi tempat untuk menjalankan ibadah. Rumah ibadah juga perlu berperan dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial yang muncul di lingkungan masyarakat.

“Keberadaan tempat ibadah, khususnya masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial kemasyarakatan,” tuturnya.

Ia turut menekankan, pentingnya manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu. Menurutnya, fungsi sosial masjid perlu diwujudkan melalui kepedulian dan kegiatan yang memberikan dampak bagi warga di sekitarnya.

“Jangan sampai masjid itu tidak memberikan manfaat atau dampak kepada masyarakat sekitarnya, khususnya masyarakat yang tidak mampu,” ungkapnya.

Melalui Safari Subuh, Pemkab Kukar juga memperkenalkan program Kukar Idaman Terbaik agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pembangunan daerah.

Sunggono berharap, sinergi dengan DMI dapat memperluas jangkauan program pemerintah sekaligus memperkuat peran rumah ibadah dalam pemberdayaan warga.

“Melalui kolaborasi ini, kita harap dapat mempertemukan program pemerintah dan kebutuhan masyarakat di tingkat lokal. Termasuk program Kukar Idaman Terbaik,” pungkasnya. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana