Dishub PPU Usulkan Lima Bus Sekolah, Pelajar Sepaku Jadi Sasaran Utama

Dishub PPU berharap Kementerian Perhubungan merealisasikan pengadaan bus sekolah pada 2027 atau 2028 untuk mendukung mobilitas pelajar.
Suci
By
3.1K Views

Kaltim.akurasi.id, PPU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengusulkan pengadaan lima unit bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan. Armada tersebut direncanakan untuk mendukung mobilitas pelajar di Kecamatan Sepaku, terutama seiring berkembangnya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo, mengatakan usulan pengadaan bus sekolah telah disampaikan kepada pemerintah pusat sejak tahun lalu. Namun, hingga kini belum ada unit yang direalisasikan.

“Usulan kami lima unit. Mudah-mudahan bisa diproses tahun depan, minimal satu atau dua unit,” kata Andy.

Kebutuhan angkutan pelajar di Sepaku perlu mendapat perhatian karena kawasan tersebut akan menjadi lokasi berbagai aktivitas pendidikan. Pelajar diperkirakan membutuhkan akses transportasi untuk menuju Universitas Gunadarma, baik di wilayah Penajam maupun IKN.

Selain itu, rencana kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi juga menjadi pertimbangan Dishub PPU dalam mengusulkan armada khusus pelajar.

Disebutkan Andy, penentuan trayek bus sekolah nantinya akan mempertimbangkan keberadaan angkutan umum yang sudah beroperasi. Dishub tidak ingin layanan baru tersebut mengambil penumpang dari angkutan desa maupun angkutan kota yang selama ini menjadi sumber pendapatan masyarakat.

“Kami sebisa mungkin, dengan kondisi ekonomi seperti sekarang, tidak mematikan atau mengurangi pendapatan orang tua kita yang memiliki angkutan desa maupun angkutan kota,” ujarnya.

Karena itu, Sepaku dipilih sebagai wilayah sasaran dengan pertimbangan kebutuhan layanan pendidikan dan pengaturan trayek agar tidak beririsan dengan rute angkutan umum yang sudah tersedia.

Dishub PPU berharap pengadaan bus sekolah dapat membantu pelajar memperoleh akses transportasi yang lebih mudah, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan mobilitas untuk menempuh pendidikan.

Andy menyebutkan, realisasi pengadaan masih bergantung pada kebijakan dan alokasi anggaran Kementerian Perhubungan. Berdasarkan komunikasi sebelumnya, pengadaan tersebut diperkirakan paling cepat dapat direalisasikan pada 2027 atau 2028.

“Kami berharap kondisi anggaran pemerintah pusat ke depan memungkinkan usulan tersebut ditindaklanjuti sehingga kebutuhan transportasi pelajar di Sepaku dapat terpenuhi secara bertahap,” tandasnya. (adv/diskominfoppu/mz)

Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana