Porsenijar PGRI 2026 Resmi Dibuka, Bupati PPU Tekankan Sportivitas dan Peran Guru

Bupati PPU Mudyat Noor menekankan agar Porsenijar PGRI 2026 menjadi wadah pembinaan potensi sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan.
Devi Nila Sari
1.9K Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menekankan pentingnya peran guru dalam menggali dan mengembangkan bakat peserta didik melalui Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI 2026. Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan potensi sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 270 peserta yang merupakan perwakilan dari empat kecamatan, yakni Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku.

Mudyat mengatakan, guru memiliki peran strategis dalam menemukan dan membina potensi anak sejak dini, baik di bidang akademik maupun olahraga dan seni. Menurutnya, banyak bibit atlet dan talenta unggul daerah yang dapat berkembang melalui bimbingan serta kejelian tenaga pendidik.

“Bakat-bakat awal dan bibit calon atlet unggulan di daerah sejatinya tumbuh dari anak-anak kita yang bersekolah, tentunya di bawah bimbingan dan kejelian para guru. Banyak guru yang memiliki latar belakang keterampilan olahraga dan seni yang mumpuni, yang kemudian menularkan ilmunya kepada para siswa,” tutur Mudyat dalam pembukaan Porsenijar PGRI 2026, Selasa (20/10/2026).

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan Porsenijar bukan semata-mata ajang mengejar kemenangan, melainkan kesempatan belajar mengenai kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, dan sportivitas.

“Melalui kegiatan ini, kita belajar bahwa keberhasilan seseorang itu jalannya bermacam-macam, tidak terbatas pada prestasi akademik semata, tetapi juga bakat dan potensi di bidang lainnya. Mari bertanding dengan semangat pantang menyerah dan junjung tinggi rasa persaudaraan,” ajaknya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar, menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti ajang kabupaten tersebut merupakan hasil seleksi di tingkat kecamatan, yang dilaksanakan sekitar dua minggu sebelumnya.

Porsenijar juga menjadi ajang seleksi dan pembinaan bagi peserta yang berpeluang mewakili PPU pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Paser.

Muhtar mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai Porsenijar menjadi ruang aktualisasi diri bagi guru di tengah rutinitas mengajar di sekolah.

“Komitmen Pemkab PPU sangat luar biasa dalam mendukung kegiatan ini. Ajang Porsenijar menjadi wadah penting aktualisasi diri bagi para guru yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas belajar-mengajar di sekolah,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab PPU bersama PGRI berharap, pembinaan olahraga dan seni dapat berjalan beriringan dengan penguatan karakter peserta didik serta peningkatan kualitas pendidikan di daerah. (adv/diskominfoppu/dv)

Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana