
November bantuan Rp1,2 juta UMKM Bontang akan disalurkan. Saat ini pihak terkait tengah melakukan pendataan ulang melalui Babinsa bersama Diskop-UKMP untuk memperbaiki kembali data yang sudah ada.
Akurasi.id, Bontang – Dampak lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi pertengahan tahun 2021 bagi UMKM dan koperasi, mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah. Sebagai upaya memberikan dukungan bagi UMKM dan koperasi untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 tersebut, khususnya sektor usaha mikro, pemerintah akan meluncurkan program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW).
Bantuan ini secara spesifik menyasar kabupaten dan kota yang terkena PPKM Level 4 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021. Para penerima bantuan adalah PKL dan Warung yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).
Di Kota Bontang sendiri, ada sebanyak 1.007 pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung yang menjadi sasaran untuk bantuan tersebut. Bantuan Rp1,2 juta UMKM akan disalurkan pemerintah yang melalui TNI/Polri.
Baca Juga
“Program yang dinamai Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) menyasar ribuan pedagang di Kota Taman yang terdampak pandemi Covid-1,” ucap Dandim 0908/Bontang, Letkol Arh Choirul Huda, Selasa (12/10/2031).
Kendati demikian, dari 1.007 pedagang yang diusulkan, 126 di antaranya ditolak. Alasan ditolak, karena telah mendapat program bantuan lain. Artinya, saat ini tercatat calon penerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung masih ada sebanyak 881 orang.
“Ada 126 pedagang kaki lima dan warung ditolak dari daftar penerima bantuan tunai program Kementerian Sosial (Kemensos), karena mereka sudah mendapat bantuan lain. Kemarin kami sudah bersurat ke Diskop-UKMP terkait verifikasi data,” ujarnya.
Baca Juga
[irp]
Kata Dandim, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan ulang melalui Babinsa bersama Diskop-UKMP untuk memperbaiki kembali data yang sudah ada. Rencananya, apabila calon penerima telah mencapai di angka 1.000, maka bantuan segera disalurkan kepada pedagang.
“Kalau sudah memenuhi calon penerima akan segera disalurkan,” tukasnya.
Dia juga bilang, bantuan tunai rencananya akan didistribusikan pada awal bulan November 2021. Ia juga berharap penyaluran bisa tepat sasaran. “Dananya sudah ada, semoga tidak salah sasaran,” harapnya. (*)
Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Rachman