MTQ tingkat kota ditiadakan menyusul akan digelarnya MTQ Tingkat Nasional XXX Tahun 2024, yang akan dilaksanakan di Kota Samarinda.
Kaltim.akurasi.id, Bontang– Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), telah ditetapkan sebagai tuan rumah, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXX Tahun 2024. Ajang bergensi tersebut, menjadi perhatian serius oleh pemerintah provinsi (Pemprov) Kaltim.
Oleh karena itu, untuk menyambut perhelatan tersebut, MTQ tingkat kota/kabupaten sementara ditiadakan, termasuk juga di Kota Bontang. Peniadaan MTQ di Kota Taman itu, sempat mendapatkan kritik dari anggota DPRD Kota Bontang Sumaryono.
Menurutnya, sangat disayangkan aktivitas MTQ di Bontang ditiadakan. Padahal, sebagai kota yang menyandang gelar Kota Taman seharusnya menjadi daerah yang menggencarkan kegiatan-kegiatan keagamaan.
“Jangan sampai, untuk acara hiburan lain ramai, tapi kegiatan sejenis MTQ malah ditiadakan,” uajrnya saat Sidang Paripurna ke-8 DPRD Bontang.
Baca Juga
Manjawab hal tersebut, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, hal itu merupakan arahan dari pemerintah provinsi Kaltim. Di mana, pemerintah kabupaten/kota fokus untuk mempersiapkan MTQ tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Kota Samarinda itu.
Ia pun mengaku, sempat keberatan terhadap aturan tersebut, apalagi ia merupakan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Bontang. Dan menurutnya kegiatan MTQ merupakan salah satu kegiatan positif untuk membangun akhlak khususnya anak-anak.
“Saya juga sama, sempat tidak sepakat. Tapi ini merupakan keputusan Pemprov agar kita fokus kepada persiapan MTQ Nasional di Kaltim,” tuturnya.
Ia juga berharap, kelak pada kesempatan selanjutnya, Bontang juga akan berkesempatan ditunjuk sebagai tuan rumah kegitan MTQ tingkat nasional.
“Belum ada rencana, tapi kita berharap semoga nantinya bisa jadi tuan rumah juga,” pungkasnya. (*)
Penulis: Nuraini
Editor: Redaksi Akurasi.id
