
Baru Diresmikan, Layanan Call Center 112 Diserbu Telepon Iseng. Jika terdapat warga yang melakukan telepon iseng, petugas akan melakukan pemblokiran nomor telepon selama 1×24 jam.
Akurasi.id, Bontang – Masih banyak masyarakat Kota Bontang yang belum memahami manfaat layanan Call Center 112. Ini tergambar dalam jumlah telepon iseng yang masuk ke nomor telepon bebas pulsa yang tersedia selama 24 jam ini.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang mencatat, setidaknya ada 20-30 telepon iseng, sejak mulai diluncurkan Rabu (25/8/2021) lalu.
“Sejak pertama diluncurkan, setiap harinya selalu saja ada telepon iseng yang masuk,” ucap Nur Alam, Kasi Tata Kelolah Keamanan dan Persandian Diskominfo Bontang, Jumat (27/08/2021).
Dia menjelaskan, hal tersebut terjadi dikarenakan banyak masyarakat yang mungkin penasaran dan mau mencoba inovasi terbaru itu. Kendati demikian, dia mengakui telepon iseng yang kerap diterima operator cukup mengganggu kinerja petugas.
Baca Juga
Bagaimana tidak, sering kali ada penelepon yang tidak bersuara ketika petugas merespons panggilan masuk tersebut. Bahkan terkadang ada yang menelepon sambil tertawa lalu mematikan sambungan teleponnya. Hal itu terjadi hampir setiap harinya.
“Sering ada panggilan masuk tapi tidak ada suara. Ada juga penelepon yang langsung mematikan sambungan ketika operator merespons. Lalu, tak lama kemudian menelepon lagi dengan nomor yang sama,” ujarnya.
[irp]
Baca Juga
Bukan hanya itu, pihaknya juga pernah menerima telepon dari warga Bontang yang meminta dihubungkan ke pihak Samsat. Warga itu mengaku hendak membayar pajak kendaraannya.
“Ada juga warga yang tanya percetakan kartu vaksin. Mungkin mereka belum tahu fungsi sebenarnya dari layanan Call Center ini,” katanya.
Pun demikian, jika terdapat warga yang melakukan telepon iseng, petugas akan melakukan pemblokiran nomor telepon selama 1×24 jam.
“Semoga masyarakat lebih bijak menggunakan Call Center 112 ini. Tidak dibuat main-main atau bahan bercandaan,” ujarnya.
[irp]
Ke depan, pihaknya akan berupaya melakukan pembenahan untuk meminimalisir tindakan telepon iseng tersebut. “Inovasi ini kan masih muda. Masih banyak kekurangan yang harus dilengkapi. Ke depannya akan kami perbaiki,” jelasnya.
Baca Juga
Sebagai informasi, Bontang Siaga 112 merupakan program prioritas Basri-Najirah. Inovasi itu untuk mempermudah masyarakat melapor jika ada peristiwa darurat. Semuanya telah terpusat ke layanan Bontang Siaga. Layanan Call Center ini menerima aduan yang diterima Kominfo sebelum diteruskan ke instansi terkait.
Sebagai contoh jika ada aduan terjadi kebakaran, maka operator Call Center akan langsung menyambungkan ke Dinas Pemadam Kebakaran. Ada beberapa layanan dalam Call Center 112 ini. Di antaranya DPPKB, BPBD, Dinas Perhubungan, PLN, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), dan RSUD Taman Husada.(*)
Penulis : Fajri Sunaryo
Editor: Rachman Wahid