MENU

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Julia di Polresta Samarinda, Ayah Korban: Anak Saya Kok Dibunuh Begitu

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Julia di Polresta Samarinda, Ayah Korban: Anak Saya Kok Dibunuh Begitu

Rekonstruksi adegan saat Rendi mulai membantai Julia dengan pisau dapur yang dibeli sebelum menjemput korbannya. (Akurasi.id/IST)

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Julia di Polresta Samarinda, Ayah Korban: Anak Saya Kok Dibunuh Begitu
Rekonstruksi adegan saat Rendi mulai membantai Julia dengan pisau dapur yang dibeli sebelum menjemput korbannya. (Akurasi.id/IST)

Polisi gelar rekonstruksi pembunuhan Julia di Polresta Samarinda, Ayah Korban: Anak saya kok dibunuh begitu. Rendi sebagai pelaku pembunuhan akhirnya memerankan 42 adegan mulai dari menikam, menyikut hingga membuang tubuh Julia di semak belukar kawasan Kutai Kartanegara.

Akurasi.id, Samarinda – Kasus pembunuhan perempuan cantik bernama Juwanah alias Julia akhirnya memasuki babak baru. Kini, Polisi gelar rekonstruksi pembunuhan Julia, Selasa (12/10/2021) siang, di halaman Polres Samarinda.

Artikel Terkait

Diinisiasi Unit Jatanras dan Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Rendi sebagai pelaku pembunuhan akhirnya memerankan 42 adegan mulai dari menikam, menyikut hingga membuang tubuh Julia di semak belukar kawasan Kutai Kartanegara.

Rekonstruksi kasus pembunuhan ini juga turut disaksikan oleh keluarga korban dan Jaksa Penuntut Umun dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda. Reka ulang kejadian bermula saat Rendi dihubungi korban untuk mengantarnya bertemu calon nasabah.

Sebelum menjemput, niatan jahat pria berprofesi sopir di perusahaan yang bergerak dibidang pialang saham tersebut muncul. Yakni dengan lebih dulu mampir ke mini market untuk membeli pisau dapur. Niatan Rendi dikatakan untuk menguasai harta benda korban.

Julia yang dijemput menggunakan mobil perusahaan, saat itu tak langsung dibawa ketemu nasabah. Melainkan dibawa ke tempat sepi, tepatnya di depan SMA Negeri 1, Jalan Kadrie Oening, Kecamatan Samarinda Ulu.

Saat itulah Rendi melancarkan aksinya. Diawali dengan langsung menikam pundak sebelah kanan korban hingga memukul beberapa kali menggunakan sikutnya. Tindakan sadis ini terjadi di adegan ke-29. Di hadapan penyidik, Rendi turut menjelaskan kalau Julia sempat memberontak.

Dalam keadaan menjerit kesakitan Julia kemudian diikat menggunakan tali di lehernya. Cara itu dilakukan agar Julia tetap tegak duduk di sampingnya. Sehingga aksinya tak dicurigai orang. Rendi lantas tancap gas mengarah ke Jalan P Suryanata, menuju Jalan Poros Samarinda-Tenggarong.

Tindakan sadis kembali dilakukan Rendi saat Julia kembali menjerit kesakitan. Pisau dapur yang masih ada digenggamnya kemudian ditikamkan kembali sebanyak dua kali tepat di bagian dada dan perut. Tak hanya itu dia juga kembali menyikut wajah korban.

Setelah dilihat tak lagi berdaya, Rendi kemudian berhenti di Jalan AP Mangkunegara, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang. Di Jalan Poros Samarinda-Tenggarong itu kondisi Julia sebenarnya masih bernafas dan Rendi  menggendongnya serta meletakkan Julia yang sekarat ke semak-semak.

Setelah membuang korban, Rendi kembal tancap gas ke Tenggarong untuk mengisi BBM. Dia juga sempat membeli air mineral. Tidak lama di Kota Raja, dia berbalik pulang ke Samarinda. Namun demikian, dia kembali singgah guna memastikan keadaan korban Julia yang telah dia buang ke semak. Saat itu Julia diduga sudah meninggal dunia.

Setibanya di Samarinda, Rendi kemudian membersihkan jok mobil yang sebelumnya diduduki Julia, sebab masih menyisakan bercak darah. Adegan terakhir ke-42, Rendi membuang tas dan sandal korban ke kawasan Jalan Pramuka. Sementara barang-barang pribadi seperti HP dan perhiasan gelang, cincin dan anting serta uang dibawa kabur Rendi.

Ayah Julia, yakni Subandi (56) yang turut menyaksikan reka ulang adegan dengan wajah sedih mempertanyakan kenapa pelaku begitu tega menghabisi nyawa anak semata wayangnya itu.

“Sedih, itu anak saya kok dibunuh begitu. Saya saksikan dari awal,” ungkap Subani sembari menyeka air mata.

Tepat disebelah Subani ada mantan mertua Julia. Dia bernama Safni (64). Dalam kesempatan itu ia mengharapkan, agar aparat penegak hukum dapat memberikan hukuman yang setimpal kepada Rendi dengan seadil-adilnya.

“Kalau bisa dari kami keluarga korban berharap hukuman diberikan seberat-beratnya kepada pelaku. Kalau perlu lebih, hukuman mati. Karena ini sadis dan berencana. Korban ini satu-satunya dan menjadi tulang punggung keluarga. Jadi kami harap hukuman seberat-beratnya, setimpal, sesuai dengan perbuatannya,” kata Safni.

Sementara itu, Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Dovie Eudy menyampaikan, setelah menggelar reka ulang adegan selanjut polisi akan melakukan pelengkapan berkas perkara.

“Terakhir tinggal menunggu hasil tes DNA labfor Mabes Polri,” ungkapnya ketika dikonfirmasi usai rekonstruksi.

Lanjut Dovie, dalam kasus ini Rendi dijerat pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan juncto pasal 338 tentang pembunuhan.

“Sementara pelaku hanya 1 orang, tidak ada indikasi orang lain. Dan pemberkasan masih kita lengkapi. Begitu lengkap, kita kirimkan ke kejaksaan,” terang Dovie.

Turut menambahkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Samarinda, Ary Sepdiandoko menyampaikan, rekonstruksi ini salah satu langkah tahapan dalam memperlengkap melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Serta ini akan menjadi alat bukti bagi jaksa penuntut umum. Untuk membuktikan di pengadilan apakah benar orang yang diduga melakukan tindak pidana ini benar membunuh. Yang akan kita kaji dengan alat bukti lain,” jelasnya.

Lanjut Ary, ia pun mengharapkan agar pemberkasan cepat diselesaikan dan bisa segera ditindaklanjuti dengan tahapan selanjutnya di meja persidangan.

“Semoga proses penyelidikan bisa berjalan cepat ya tanpa ada kendala-kendala,” kuncinya. (*)

Penulis : Zulkifli

Editor: Rachman

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp
Print Friendly, PDF & Email
TINGGALKAN KOMENTAR
BERITA TERKAIT
INSTAGRAM AKURASI.ID

Takbir berkumandang. Tanda kemenangan telah datang. Mohon maaf atas semua kesalahan. 
.
Segenap manajemen dan karyawan Akurasi.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022.
.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
...

Release Data sementara Beberapa Titik Genangan Banjir di Kota Samarinda

Pantauan CCTV Kota dan Info dari WAG

Pada Cuaca Hujan Pagi Hari mulai Pukul 09.00 Wita

Genangan Air :
1. Jalan Dr. Sutomo ( Gg.nibung )
2. Jalan Pasundan
3. Jalan S. Parman
4...Simpang 4 Lembuswana
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan Sukor Rejo
7. Jalan Lempake Jaya
8. Jalan Gunung Kapur II
9. Jalan Mugirejo
10. Kawasan Armada ( Argamulya Dalam )
11. Jalan Pahlawan
12. Jalan Wahid Hasim I
10. Jalan Ir Katamso
11. 19. Jalan P Suryanata (dpn SPBU)
12. Jalan Juanda Flay Over
13. Jalan Merbabu
14. Jalan Awang Long
15. Jalan Sudirman
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasim II
18. Jalan Padat Karya Sempaja
19. Jalan DI Panjaitan ( Terminal Lempake )
20. Jalan Kadri Oneng
22. Jalan AW.Syahrini
23. Jl basuki rahmat

catatan *TMA : Tinggi Muka Air Rata-rata 15 - 30 cm

Antisipasi Dampak:
~ Jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada operasional sekolah dan rumah sakit.
~ Terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil.
~ Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil.
~ Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala kecil.
~ Banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman.
~ Aliran banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil.
...

Selamat memperingati Hari Kartini. Semangat para perempuan Indonesia, mari buat perubahan! ...

Marhaban ya Ramadan.

Selamat menyambut bulan Suci Ramadan bagi selruh umat Islam. Semoga kita semua dapat menjalani bulan penuh berkah dan senantiasa berlomba dalam bulan yang penuh ampunan ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh masyarakat Muhammadiyah akan sudah akan memulai puasa pertama pada Sabtu, 2 April 2022. (*)
...

Pengen tahu apa saja sih yang menjadi tugas dan tanggung jawab Diskominfo Kaltim?

Nah, nanti Sobat Akurasi bisa ikuti ulasannya dalam bincang santai di Podcast Akurasi.id ya.

Yuk kita belajar dan cari tahu, biar kita makin paham apa saja yang biasa dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika!!

Jangan lupa kunjungi bincang santainya dalam Review (Redaksi Interview) di Youtube dan Fanpage Akurasi.id!
...

WAH, ABANG MARQUEZ BATAL IKUT BALAP DI MANDALIKA

Sayang sekali, pembalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengikuti jalannya MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB.

Marquez terpaksa gagal mengikuti lomba setelah mengalami saat melakukan pemanasan sebelum turun pada laga MotoGP Mandalika 2022.

Marquez kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit Mataram untuk memastikan kesehatannya. (*)
...

Selamat Hari Raya Nyepi 2022, Tahun Baru Saka 1944 bagi umat Hindu yang melaksanakannya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
#nyepi #nyepi2022
...

Selamat Memperingati Isra Mikraj 27 Rajab 1443 Hijriah.
.
Semoga  Sobat Akurasi  selalu bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
.
#isramiraj #isramikraj #akurasiid
...

Kari identik dengan sajian lezat yang penuh dengan rempah. Hidangan yang biasanya berasal dari Timur Tengah ini populer dengan penggunaan daging sebagai bahannya. Banyak resep aneka kari yang bisa kamu coba.
.
Nah, buat kamu yang ingin membuat kari, berikut ini ada resep aneka kari yang simpel dan mudah untuk kamu buat di rumah. Apa saja? Yuk, cari tahu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Selama beberapa pekan terakhir Covid-19 melonjak di Kaltim. Hal ini menyebabkan Kaltim pun kembali diselimuti zona merah, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih berada di zona kuning.
.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Sabtu 19 Februari 2022, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 1.978 orang. Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dirawat dan tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) bertambah menjadi 10.023 orang.
.
Mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang menyebabkan seluruh rumah sakit tak mampu menampung pasien seperti tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim langsung membuka tempat isolasi terpusat (Isoter) yang berada di Komplek Stadion Masya Sempaja. Peresmian pembukaan isoter telah dilaksanakan pada Jumat, (18/2/2022) lalu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 05 tahun 2022 yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.
.
Salah satu poin penting Menag keluarkan aturan dalam edaran itu yakni lantunan suara bagus dan tidak sumbang. Kemudian, pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara bagian luar masjid/musala. Melakukan dalam jangka waktu paling lama 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang.
.
Lalu, pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
.
Tak hanya mengatur pengeras suara sebelum azan Salat Subuh, sebelum azan Salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Juga mengatur Salat Jumat, bahwa pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar dalam jangka waktu paling lama 5 menit.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Warga yang ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, melaksanakan ibadah Haji atau Umrah, bahkan jual beli tanah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat.
.
Hal tersebut tertera dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
.
Presiden melalui instruksi yang keluar pada 6 Januari 2022 itu, meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menyempurnakan regulasi. Untuk pemohon SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menyertakan syarat kartu BPJS Kesehatan.
.
“Melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah Peserta aktif, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),’ tulis Inpres tersebut. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Berbagai pihak tengah mencoba menggagas pemanfaatan lubang eks tambang di Kaltim. Dengan merubah kawasan tersebut sebagai tempat konservasi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penelitian.
.
Seperti Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Universitas Mulawarman yang mencoba menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan tambang di Kaltim untuk memanfaatkan lahannya. Sementara, kerja sama tersebut baru melibatkan beberapa perusahaan tambang di Tanah Benua Etam, sebutan lain Kaltim.
.
Dikonfirmasi berkaitan perihal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyampaikan, kerja sama ini akan melibatkan perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP). Seperti Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
.
“Artinya, memanfaatkan lahan-lahan eks tambang yang ada. Ini merupakan program yang telah lebih dulu dilakukan universitas lain. Seperti di ITB atau UGM. Sementara di Kaltim, hingga menjelang IKN kok belum ada,” jelasnya. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
Share on whatsapp