Kaltim.akurasi.id, Mahakam Ulu – Penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat terdampak di kawasan pedalaman Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus dilakukan. Sebanyak 17 ton beras dikirimkan menggunakan 16 armada kendaraan guna memenuhi kebutuhan pokok hampir 1.600 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Long Pahangai.
Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel, turut memantau langsung proses pengiriman dan penyerahan bantuan pangan tersebut. Dalam peninjauannya, Ekti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta bantuan bagi warga Mahakam Ulu di tengah kondisi keterbatasan akses dan musim kemarau.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu,” ujar Ekti Imanuel. Ia menyebutkan bahwa bantuan terus berdatangan dari berbagai elemen, mulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim hingga kader Partai Gerindra yang bahu-membahu menyasar warga pedalaman.
Akses Jalan Jadi Kunci Utama Solusi Jangka Panjang
Meski bantuan pangan jangka pendek sangat membantu masyarakat, Ekti menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan mendasar di Mahakam Ulu, yaitu pembangunan infrastruktur jalan.
Menurutnya, wilayah pedalaman seperti rute Long Bagun – Long Pahangai memiliki jarak sekitar 100 kilometer, sedangkan rute Long Pahangai – Long Apari berjarak sekitar 60 kilometer. Tanpa akses jalan darat yang memadai, ketergantungan pada transportasi sungai dan kondisi cuaca membuat biaya logistik membengkak serta distribusi barang kerap terhambat.
“Jalan harus diselesaikan, enggak ada kata lain Mahakam Ulu itu,” tegas Ekti.
Ia menambahkan, keterbukaan dan keandalan akses jalan darat secara otomatis akan mempermudah alur distribusi barang pokok, menekan biaya logistik, serta mendorong percepatan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kalimantan Timur. (*)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id