Wabup PPU Sidak SPPG Babulu, Variasi Menu MBG dan Limbah Jadi Sorotan

Program MBG di PPU kembali dievaluasi. Saat melakukan sidak ke SPPG Babulu, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menyoroti dua hal penting yang dinilai masih perlu dibenahi, yakni variasi menu makanan agar siswa tidak bosan serta pengelolaan limbah dapur yang harus memenuhi standar lingkungan.
Fajri
By
2.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Babulu untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar.

Dalam kunjungan tersebut, Waris menyoroti pentingnya peningkatan variasi menu makanan serta pengelolaan limbah dapur yang baik agar program dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Saat meninjau dapur SPPG, Waris menilai kualitas makanan yang disajikan perlu terus dievaluasi. Menurutnya, program MBG tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga mampu menjaga minat anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang disediakan setiap hari.

Ia mengatakan, variasi menu menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Menu yang monoton dikhawatirkan dapat menurunkan selera makan siswa sehingga tujuan peningkatan gizi tidak tercapai secara maksimal.

“Menu yang disajikan harus terus dievaluasi dan dibuat lebih beragam agar anak-anak tidak bosan serta tetap mendapatkan asupan gizi yang seimbang untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” ujar Waris.

Selain kualitas makanan, Waris juga memberi perhatian khusus terhadap sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lingkungan SPPG.

Ia meminta seluruh mitra dan pengelola program memastikan limbah hasil operasional dapur dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, pengelolaan limbah merupakan bagian dari standar pelayanan yang harus dipenuhi setiap penyelenggara program MBG. Keberadaan IPAL yang berfungsi optimal dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung keberlangsungan operasional dapur.

“IPAL harus menjadi perhatian bersama. Pengelolaan limbah yang baik akan mendukung keberlangsungan operasional SPPG sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” tegasnya.

Usai meninjau dapur SPPG, Waris melanjutkan kunjungan ke sejumlah sekolah penerima manfaat program MBG, yakni SD Muhammadiyah 1 Babulu dan SMP Muhammadiyah 2 Babulu.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung proses distribusi makanan sekaligus mendengar tanggapan siswa dan tenaga pendidik terhadap pelaksanaan program.

Dalam kesempatan itu, Waris juga mengingatkan para siswa agar menghargai makanan yang telah disediakan pemerintah dan tidak membiarkannya terbuang sia-sia.

“Kalau memang masih ada makanan yang tersisa dan masih layak konsumsi, boleh dibawa pulang agar tidak mubazir. Yang terpenting makanan tersebut tetap dimanfaatkan dengan baik,” pesannya.

Sidak tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten PPU untuk memastikan Program MBG tidak hanya berjalan dari sisi distribusi, tetapi juga memenuhi standar kualitas gizi, kebersihan lingkungan, serta efektivitas pemanfaatan makanan oleh para penerima manfaat. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana