Kaltim.akurasi.id, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menyerahkan dua unit alat mesin pertanian (alsintan) jenis Combine Harvester kepada kelompok tani Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Selasa (26/5/2026).
Bantuan alsintan tipe Bimo 102 yang memiliki kapasitas panen hingga tiga hektare per hari tersebut merupakan usulan kelompok tani melalui Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten PPU.
Mudyat Noor mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan Budisatrio terhadap petani di PPU. Menurutnya, bantuan yang diberikan selama ini cukup konsisten, mulai dari bantuan ternak hingga alat pertanian modern.
“Beliau selama ini sangat perhatian kepada para petani, khususnya di Kabupaten PPU. Bantuan yang diberikan tidak pernah berhenti, mulai dari ternak sapi, ayam hingga alat pertanian seperti combine ini,” kata Mudyat.
Ia meminta kelompok tani penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal. Serta menjaga dan merawat alsintan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kami minta bantuan ini dijaga dan dirawat dengan baik. Dengan alat ini, proses panen bisa lebih cepat sehingga petani juga bisa segera melakukan penanaman ulang,” ujarnya.
Menurut Mudyat, penggunaan alat pertanian modern menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat masa panen dan mendukung percepatan tanam. Terutama di tengah ancaman cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang dapat memengaruhi hasil produksi pertanian.
Ia juga menilai, sektor pertanian saat ini memiliki prospek yang menjanjikan karena tingginya permintaan gabah di pasaran. Namun, ia mengingatkan agar petani tetap menjaga kualitas hasil panen.
“Sekarang hasil pertanian menjadi salah satu sektor yang sangat menjanjikan. Harga gabah juga cukup baik. Bahkan banyak pihak dari luar daerah berlomba mencari gabah, tentu dengan syarat kualitasnya harus lebih bagus,” tambahnya.
Selain itu, Mudyat mendorong petani, untuk terus berinovasi dalam pengelolaan pertanian serta memperkuat kerja sama antarkelompok tani demi meningkatkan hasil produksi.
“Kami berharap para petani bisa menjadi pelopor pertanian yang lebih berkualitas di daerahnya masing-masing,” pungkasnya. (*)
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari