Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Aroma persaingan menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2029 mulai terasa. Sejumlah partai politik mulai memetakan figur yang dinilai berpotensi untuk diusung pada kontestasi lima tahunan tersebut.
Dari internal Partai Gerindra, nama Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mulai mencuat sebagai salah satu kader yang didorong untuk maju sebagai bakal calon wali kota periode 2029-2034.
Helmi mengakui, dorongan tersebut datang dari sejumlah kader di tingkat dewan pimpinan cabang (DPC). Meski demikian, ia menegaskan, proses penentuan calon di Gerindra tetap bergantung pada penilaian partai terhadap kinerja dan kesiapan kader yang ada.
“Di Gerindra, banyak kader yang memiliki potensi. Biasanya proses dimulai dari bawah, kemudian DPD dan DPP yang akan menilai keseriusan para calon. Kalau saya tidak menunjukkan kinerja yang baik, tentu partai bisa mencari alternatif lain,” ujarnya.
Karir Politik yang Cukup Panjang jadi Bekal Helmi Abdullah
Menurut Helmi, sejumlah kader menilai dirinya memiliki pengalaman organisasi dan politik yang cukup panjang. Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Samarinda saat ini, ia juga telah memimpin DPC Gerindra Samarinda selama 13 tahun. Serta beberapa kali dipercaya menjadi ketua tim pemenangan dalam berbagai agenda politik.
Ia menyebut, dukungan yang diberikan kader partai didasarkan pada rekam jejak tersebut. Namun, dirinya tetap menilai keputusan akhir berada di tangan pimpinan partai.
“Mereka melihat saya sebagai ketua partai dan ketua DPRD. Karena itu mereka mendorong saya untuk maju. Tetapi saya juga harus mengukur diri, apakah memang pantas atau tidak. Yang menilai pada akhirnya tentu pimpinan partai,” katanya.
Helmi menambahkan, Gerindra Samarinda saat ini memiliki struktur organisasi yang tersebar hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan rukun tetangga. Infrastruktur politik tersebut dinilai menjadi salah satu modal penting jika partai memutuskan mengusung kader sendiri pada Pilwali mendatang.
Selain pengalaman sebagai ketua partai, Helmi juga pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Samarinda selama dua periode dan sempat menjadi pelaksana tugas ketua DPRD sebelum akhirnya ditetapkan sebagai ketua definitif.
Meski namanya mulai disebut sebagai kandidat potensial, Helmi menegaskan fokus utamanya saat ini masih bekerja dan membangun komunikasi politik dengan berbagai pihak. Menurutnya, dukungan dari tingkat DPD maupun pimpinan partai baru akan ditentukan setelah melihat keseriusan dan kinerja kader yang bersangkutan.
“Yang jelas komunikasi terus berjalan dengan baik. Saat ini kami fokus bekerja terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari