BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Petugas Damkar Bontang Korban Gigitan Ular Kobra

kaltim_akurasi
149 Views

Manfaat program BPJS Ketenagakerjaan patut mendapatkan apresiasi besar. Mengingat program ini memberikan perlindungan bagi pekerja. Manfaat itu pun turut dirasakan petugas Damkar Bontang korban gigitan ular kobra. Sebab, seluruh biaya perawatan korban kini ditanggung sepenuhnya BPJS Ketenagakerjaan.

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Musibah bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja. Seperti kali ini, kabar kurang baik datang dari seorang petugas Damkar Kota Bontang. Petugas tersebut menjadi korban gigitan ular kobra saat sedang bertugas mengevakuasi 2 ekor ular jenis kobra di Jalan Zamrud, Kota Bontang pada Kamis pagi, 25 Mei 2023.

Korban ialah seorang petugas Damkar bernama Majid, 35 tahun, yang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang untuk mendapatkan penanganan pertama.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang Ramdani menyampaikan, bahwa pihaknya menerima laporan dari pihak perwakilan Damkar. Bahwa salah satu personilnya tengah mendapatkan perawatan di RSUD Taman Husada Bontang. Yang juga merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan.

- Advertisement -
Ad image

“Saya mewakili manajemen BPJS Ketenagakerjaan Bontang turut prihatin atas insiden yang terjadi pada korban. Sebagai bentuk tanggung jawab dan wujud negara hadir untuk melindungi seluruh pekerja Indonesia. Kami ingin memastikan peserta tersebut mendapatkan perawatan yang terbaik sehingga dapat segera pulih,” terang Ramdani.

JKK Berikan Perlindungan dari Risiko Kecelakaan Kerja

Lebih Lanjut Ramdani menjelaskan, bahwa program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) memberikan perlindungan bagi peserta dari risiko kecelakaan kerja. Termasuk saat perjalanan menuju atau kembali dari tempat kerja.

Peserta akan mendapatkan beragam manfaat diantaranya perawatan tanpa batas biaya hingga sembuh. Selanjutnya jika dalam masa pemulihan, peserta tidak dapat bekerja untuk sementara waktu. BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100% upah yang dilaporkan selama 12 bulan, dan selanjutnya 50% upah hingga sembuh.

Untuk peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja. BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan sebesar 48 kali upah yang dilaporkan serta beasiswa untuk 2 orang anak. Dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, maksimal Rp174 juta.

Ramdani kembali mengajak seluruh pekerja untuk memastikan diri terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena musibah dapat terjadi kapan dan di mana saja termasuk saat sedang bekerja, agar dapat Kerja Keras Bebas Cemas.

“Inilah wujud negara hadir, saya mengajak para pekerja yang lain. Pastikan anda semua mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena perlindungan ini adalah hak konstitusi anda semua sebagai pekerja untuk terlindungi,” imbuh Ramdani. (sos/drh)

Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana