Kukar Punya 35 Lumbung Pangan, Bidik Pasokan Beras Premium untuk Program MBG

Pemkab Kukar menyiapkan peningkatan fasilitas penggilingan padi agar petani lokal mampu menghasilkan beras premium. Upaya ini sekaligus membuka peluang lumbung pangan masyarakat masuk dalam rantai pasok kebutuhan SPPG.
Fajri
By
1.5K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperkuat sektor pangan melalui pengembangan lumbung pangan masyarakat. Salah satu upaya yang disiapkan adalah meningkatkan fasilitas penggilingan padi agar hasil pertanian lokal memiliki kualitas lebih baik dan mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar terhadap program dedikasi Petani, Peternak, dan Nelayan Tangguh. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pelaku sektor pangan agar semakin produktif dan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Disketapang Kukar, Ananias, mengatakan salah satu kegiatan yang menjadi perhatian pihaknya adalah penguatan lumbung pangan masyarakat. Hingga saat ini, pemerintah daerah telah membangun sekitar 35 lumbung pangan yang tersebar untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

“Kemudian kita juga ada kegiatan penguatan lumbung pangan masyarakat. Dan selama ini kan sudah ada sekitar 35 lumbung yang kita bangun,” katanya.

Meski demikian, keberadaan lumbung pangan tersebut masih perlu didukung peningkatan fasilitas pengolahan hasil panen. Sebab, mesin penggilingan padi yang tersedia saat ini sebagian besar baru mampu menghasilkan beras kualitas medium.

Ananias mengungkapkan, peningkatan kualitas hasil pertanian tidak cukup hanya mengandalkan produksi gabah. Dukungan teknologi pengolahan yang memadai juga diperlukan agar beras yang dihasilkan memiliki kualitas dan nilai jual lebih tinggi.

“Nanti ke depan kita akan lakukan upgrade untuk penggilingan-penggilingan yang di bawah binaan kita di lumbung pangan ini, supaya bisa menghasilkan beras premium,” jelasnya.

Menurut Ananias, kemampuan menghasilkan beras premium juga berpeluang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lumbung pangan masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam rantai pasok kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Jadi, bisa menyuplai untuk kebutuhan pangan di SPPG untuk program MBG. Karena MBG itu membutuhkan beras premium,” pungkasnya. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana