Dorong Swasembada Pangan Pemerintah, Guntur: Kuncinya Gandeng Generasi Muda

DPRD Kaltim dorong swasembada pangan dilakukan dengan menggandeng generasi muda. Sebab, pola kerja generasi muda dinilai lebih kolaboratif dan kreatif
Devi Nila Sari
858 Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Saat ini pemerintah tengah gencar dalam melaksanakan program swasembada pangan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan impor.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II DPRS Kalimantan Timur (Kaltim) Guntur, mendorong pemerintah untuk menggandeng generasi muda. Meskipun, ia mengakui bahwa saat ini mayoritas petani diisi oleh masyarakat usia lanjut.

“Kalau ingin mencapai swasembada pangan, maka kuncinya adalah menggaet generasi muda untuk mau jadi petani,” kata dia.

Menurutnya, pola kerja generasi muda yang cenderung menyukai kerja kolaboratif dan teknologi modern harus diakomodasi melalui kebijakan yang tepat.

Ia menyontohkan, tren pertanian modern yang kini mulai banyak diterapkan, seperti penggunaan alat mekanis dalam proses tanam hingga pemanfaatan drone untuk penyemprotan lahan.

“Teknologi seperti ini dinilai mampu membuka peluang baru bagi anak muda yang tertarik berwirausaha di bidang pertanian,” ujarnya.

Di sisi lain, Kaltim disebut memiliki lahan yang luas dan berpotensi besar untuk mendukung peningkatan produksi pangan. Namun, kondisi tanah di beberapa wilayah masih menghadapi kendala seperti tingkat keasaman dan kandungan besi tinggi.

Karena itu, Guntur menyebut perlunya penanganan terpadu, termasuk pemberian dolomit atau kapur secara berkala agar tanah tetap produktif.

Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, terutama dalam memperkuat kelompok-kelompok tani muda serta memastikan bantuan usaha tidak disalahgunakan.

Pendekatan berbasis komunitas diyakini lebih efektif dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

Guntur berharap, ke depan ada perhatian lebih besar terhadap penguatan kapasitas petani muda melalui pelatihan, akses alat modern, hingga model bisnis yang sesuai dengan karakter generasi sekarang.

Dengan tantangan lahan dan perubahan generasi, ia menegaskan, perlunya keseriusan semua pihak agar sektor pertanian Kaltim mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

“Kita memiliki potensi lahan yang luar biasa, tinggal bagaimana generasi mudanya kita dorong untuk terlibat. Tanpa regenerasi, ketahanan pangan kita akan sulit dicapai,” pungkasnya. (Adv/dprdkaltim/yed)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }