Dinilai Berpotensi, DPRD Bontang Minta Pemerintah Buat Strategi Jemput Bola Investor

DPRD Bontang tekankan pentingnya strategi proaktif untuk dongkrak investasi di Kota Taman
Suci
By
2.4K Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – DPRD Bontang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk mengubah pola strategi investasi dari sekadar menunggu menjadi lebih aktif menjemput peluang. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai potensi daerah dapat lebih dikenal dan menarik minat investor.

Dorongan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi B DPRD Bontang bersama Tim Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal, Senin (8/6/2026). Dalam pembahasan tersebut, dewan menyoroti pentingnya penguatan strategi daerah dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif.

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Suharno mengatakan, Bontang memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan melalui investasi, baik dari sektor industri, kawasan pengembangan, maupun pariwisata. Namun, potensi tersebut perlu dikemas dan dipromosikan dengan cara yang lebih terarah.

Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu menghadirkan informasi yang dibutuhkan investor, mulai dari peluang usaha, kesiapan kawasan, dukungan infrastruktur, hingga prospek pengembangan ekonomi.

“Investor perlu melihat apa yang bisa ditawarkan oleh sebuah daerah. Karena itu, potensi Bontang harus dipetakan dengan baik dan disampaikan secara aktif kepada calon investor,” ujar Suharno.

Ia menilai, perubahan pola kerja menjadi lebih proaktif akan membantu Bontang bersaing dengan daerah lain yang juga berlomba menarik investasi. Pemerintah tidak cukup hanya menyiapkan regulasi, tetapi juga perlu membangun strategi promosi yang berbasis data.

Suharno menyebut, salah satu kawasan yang memiliki peluang pengembangan adalah Bontang Lestari. Kawasan tersebut dinilai masih memiliki ruang untuk dikembangkan menjadi salah satu titik pertumbuhan ekonomi baru apabila didukung dengan perencanaan dan promosi yang matang.

Selain itu, sektor pariwisata juga dianggap memiliki peluang investasi yang dapat dikembangkan lebih luas. Dengan dukungan infrastruktur dan promosi yang tepat, sektor tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan, peran perangkat daerah seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) maupun instansi terkait sangat diperlukan dalam menyusun pemetaan peluang investasi.

Menurutnya, investasi yang masuk bukan hanya soal nilai modal, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi.

“Bontang punya potensi yang besar, tinggal bagaimana pemerintah menyusun strategi agar peluang tersebut bisa ditawarkan secara lebih aktif. Jangan sampai investor mencari sendiri tanpa kita menunjukkan keunggulan yang dimiliki,” pungkas Suharno. (adv/dprdbontang/cha/uci)

Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana