DPRD Samarinda Usulkan Subsidi untuk Siswa yang Tidak Tertampung di Sekolah Negeri

DPRD Samarinda telah mengusulkan konsep subsidi silang sejak dua hingga tiga tahun lalu melalui rapat paripurna kepada Wali Kota Samarinda
Suci
By
2.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, mengungkapkan bahwa DPRD pernah mengusulkan skema subsidi pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri agar dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Usulan tersebut disampaikan karena masih banyak siswa, khususnya dari keluarga kurang mampu, yang akhirnya tidak melanjutkan sekolah setelah gagal masuk sekolah negeri. Menurutnya, kondisi itu menjadi pekerjaan rumah bersama bagi pemerintah daerah.

“Rata-rata yang tidak diterima di sekolah negeri itu anak-anak dari desil 1 sampai desil 4. Banyak akhirnya yang tidak bersekolah,” ujar Sri Puji Astuti.

Ia menjelaskan, DPRD telah mengusulkan konsep subsidi silang sejak dua hingga tiga tahun lalu melalui rapat paripurna kepada Wali Kota Samarinda. Dalam skema tersebut, siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dapat dialihkan ke sekolah swasta dengan biaya pendidikan ditanggung pemerintah kota.

Menurut Sri Puji, langkah itu juga menjadi solusi agar sekolah swasta tetap mendapatkan murid tanpa harus membangun sekolah negeri baru secara besar-besaran. Sebab, pemerintah juga memiliki komitmen menjaga keberlangsungan sekolah swasta agar tidak mati suri.

“Kami mengusulkan agar siswa yang tidak diterima di sekolah negeri bisa dilimpahkan ke sekolah swasta dengan pembiayaan SPP dari pemerintah kota,” katanya.

Namun hingga kini, program tersebut belum terealisasi. Sri Puji menilai kondisi efisiensi anggaran menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaannya.

Selain itu, ia juga menyinggung program orang tua asuh yang pernah dicanangkan pemerintah kota beberapa tahun lalu. Program tersebut dinilai belum berjalan optimal karena adanya perubahan sistem data sosial dari pemerintah pusat.

DPRD berharap pemerintah daerah tetap mencari solusi agar tidak ada anak di Samarinda yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya atau tidak diterima di sekolah negeri. (adv/dprdsamarinda/zul/uci)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana