Gubernur Isran Kecewa dengan Kontraktor RS Korpri, Pekerjaan Tidak Sesuai Rencana Awal

Devi Nila Sari

Gubernur Kaltim Isran Noor ungkapkan kekecewaannya terhadap kontraktor RS Korpri. Sebab, pekerjaan yang harusnya selesai di 2022, namun molor hingga 2023.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku kecewa dengan kontraktor yang mengerjakan pembangunan RS Korpri, di Jalan Wahid Hasyim 2, Samarinda. Sebab, pembangunan RS Korpri hingga kini masih belum rampung.

Padahal, sesuai perencanaan awal, harusnya gedung 3 lantai itu selesai pada akhir 2021 dan mulai beroperasi awal 2022. Namun, karena adanya keterlambatan, pekerjaan tersebut berlanjut hingga tahun 2022 dan baru rampung tahun ini.

Kekecewaan orang nomor satu di Kaltim itu ia ungkapkan saat peresmian Gedung  Rumah Sakit Mata Kaltim, di Jalan M Yamin, Samarinda, Selasa (6/6/2023) lalu. “PR kita saat ini adalah Rumah Sakit Korpri di Sempaja, komplek olahraga Kadrie Oening,” ungkapnya.

Menurutnya, hal ini terjadi hanya karena tidak adanya kapasitas keuangan dan lemahnya perencanaan manajemen pihak kontraktor rumah sakit milik Pemprov Kaltim itu.

“Itu gara-gara kontraktornya. Modalnya DP, down payment (uang muka). Sampai ini juga belum sleesai,” ucapnya dengan wajah kecewa.

Peresmian RS Korpri Ditarget Juli 2023

Oleh karena itu, ia berharap, ke depannya pihak yang menangani kegiatan proyek pemerintah lebih selektif dalam menyeleksi kontraktor. Sehingga, pekerjaan dapat rampung sesuai harapan dan segera dinikmati oleh masyarakat.

“Nah, itu penyakitnya kontraktor kita. Kalau tidak memiliki kapasitas, atau ada persoalan lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Finanda telah menyampaikan, bahwa pembangunan RS Korpri tidak mangkrak. Namun, adanya perubahan posisi tiang pancang dan kondisi lahan rawa. Serta, kesulitan material bangunan. Sehingga, terlambat jika dibandingkan rencana awal.

“Tapi ini berlanjut pembangunannya. Target kita Mei nanti (Mei 2023) rampung dan Juni sudah pengisian peralatan. Sehingga, Juli sudah bisa berfungsi dan diresmikan Bapak Gubernur,” jelas Nanda.

Ia menambahkan, pembangunan Rumah Sakit Korpri Samarinda menghabiskan anggaran senilai Rp43,3 miliar. Untuk saat ini, ada usulan kepada Gubernur Kaltim agar rumah sakit tersebut khusus menangani penyakit hemodialisa. (adv/diskominfokaltim)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana