Hadi Mulyadi Tegaskan Dukungan Masyarakat Kaltim Menyongsong IKN, Siap Bantu dari Hulu ke Hilir

Devi Nila Sari

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi kembali menegaskan dukungan masyarakat Kaltim dalam pembangunan Ibukota Negara (IKN). Namun, hal itu harus sejalan dengan dukungan iklim yang kondusif, baik sosial dan politik.

Akurasi.id, Balikpapan – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi kembali menegaskan dukungan masyarakat Kaltim dalam menyongsong pemindahan Ibukota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum dan Dukungan Sukses Pembangunan IKN Tahun 2022, Selasa (29/3/2022).

Kegiatan itu merupakan agenda inisiasi dari Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri. Berlangsung di salah satu hotel di Balikpapan.

[irp]

Hadi Mulyadi menyampaikan, bahwa Kaltim baik pemerintah daerah maupun masyarakatnya mendukung sepenuhnya pemindahan IKN. Yang saat ini sudah memulai tahapan pembangunannya.

Sejak prosesi pengisian tanah dan air dari 34 provinsi ke dalam Kendi Nusantara oleh Presiden Joko Widodo bersama menteri terkait dan gubernur se-Indonesia di titik nol IKN Nusantara pada 15 Maret 2022 lalu.

“1.000 persen kami siap. Insha allah Kaltim dari dulu sampai sekarang siap membantu terwujudnya IKN. Tentunya dengan dukungan iklim yang kondusif sosial dan politik,” tegasnya.

[irp]

Hadi Sebut Warga Kaltim Dapat Menjaga Keharmonisan, Terbuka Pada Pendatang

Menurut Hadi Mulyadi, masyarakat Kaltim, sangat terbuka terhadap pendatang dari manapun dan siap hidup berdampingan dengan suku apa saja, golongan apa saja, agama apa saja. Sejak dulu, di zaman Kerajaan Kutai sekitar tahun 1.600-an masehi, telah membangun hubungan diplomatik dengan kerajaan dari daerah lain di bumi nusantara.

Terbukti dengan adanya satu set alat musik tradisional gamelan hadiah dari Kesultanan Yogyakarta. Serta adanya permukiman suku Bugis di wilayah Kecamatan Samarinda Seberang saat ini. Yang dulunya merupakan hadiah dari Kesultanan Kutai kepada warga Sulawesi Selatan.

“Meskipun suku, agama dan golongan di Kaltim sangat beragam dan terkenal sebagai miniatur Indonesia. Namun, masyarakatnya tetap berusaha menjaga harmonisasi kebidupan. Kaltim pun di anugerahi Harmoni Award sebagai provinsi yang mampu menjaga keharmonisan kehidupan beragama,” jelasnya.

[irp]

Sebagai informasi, pembukaan rakornis ditandai dengan pemukulan gong oleh Wagub Hadi Mulyadi didampingi Dirjen Polpum Kemendagri Bahtiar, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi, Sekda Kukar Sunggono, perwakilan Wali Balikpapan dan Plt Bupati Penajam Paser Utara.

Turut menyaksikan, 400 peserta rakornas dari unsur sekda, kepala BPKAD, kepala Bappeda, epala badan kesbangpol provinsi dan kabupaten/kota, dari seluruh Indonesia. Hadir secara online Kepala Badan Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana