Pemkab Penajam Paser Utara memaparkan hasil Indeks Desa 2025 sebagai dasar strategi percepatan pembangunan berkelanjutan. Wabup Abdul Waris Muin dorong sinergi lintas sektor demi wujudkan desa mandiri dan inklusif.
Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar pemaparan (expose) hasil rekomendasi Indeks Desa Tahun 2025, Rabu (10/7/2025), di Aula Lantai III Kantor Bupati.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan bertujuan menyampaikan capaian pembangunan desa sekaligus merumuskan strategi percepatan pembangunan berkelanjutan yang lebih terarah.
Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi semua pihak dalam mendorong peningkatan kualitas pembangunan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mewujudkan desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
“Indeks Desa merupakan salah satu komponen penting untuk mengukur kemajuan dan kemandirian desa. Ini menjadi pijakan penting dalam perencanaan pembangunan desa yang berkelanjutan,” ujarnya.
Waris menambahkan, penyusunan Indeks Desa mengacu pada arahan Presiden RI dalam rapat terbatas pada 11 Desember 2019, yang juga merupakan bagian dari Asta Cita ke-6, yakni pembangunan dari desa sebagai wujud pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
“Indeks Desa 2025 ini juga digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat desa berdasarkan statusnya, serta menjadi dasar penentuan prioritas pembangunan sesuai kondisi faktual di lapangan,” lanjutnya.
Ia berharap pendataan dan pelaporan dilakukan secara akurat, objektif, serta melibatkan kolaborasi lintas sektor, agar hasilnya benar-benar representatif.
“Jika diimplementasikan secara optimal, Indeks Desa akan memberi dampak besar terhadap pencapaian pembangunan nasional yang berakar dari desa,” tutup Waris. (Adv/diskominfoppu/nah)
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id