PAMA Indo mengenalkan inovasi terbaru yakni Aplikasi Tradisi. Aplikasi tersebut mempermudah pengelolaan sampah secara digital.
Kaltim.akurasi.id, Bontang – PT Pamapersada Nusantara Distrik Indo (PAMA INDO) terus menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan melalui Program Bank Sampah yang bekerjasama dengan Duitin.
Saat ini, PAMA INDO telah mengoperasikan dua bank sampah, yakni Bank Sampah Rois Lestari dan Bank Sampah Persada Berinta. Salah satu inovasi terbaru dalam program ini yaitu pengenalan Aplikasi Transaksi Digital Sampah Indonesia (Tradisi) yang mempermudah pengelolaan sampah secara digital.
Kepada media ini, Project Manager PAMA INDO Dwi Setyono mengatakan Bank Sampah Rois Lestari beroperasi di area Bontang Lestari dan Perumahan PAMA. Sedangkan Bank Sampah Persada Berinta melayani wilayah Kota Bontang, khususnya bagi karyawan dan UMKM binaan yang berada di area tersebut.
“Melalui Aplikasi Tradisi bapak ibu dapat mengumpulkan sampah dalam acara ini dan ke depan bisa mulai memilah sampah dari rumah untuk disetor ke Bank Sampah,” ucapnya.
Dwi menjelaskan, Bank Sampah PAMA INDO pada tahun lalu berhasi mengumpulkan seberat 2,5 ton sampah jika dikonversikan dengan lingkungan, yaitu sebanyak 39 pohon tidak perlu ditebang.
“Dengan ini sekaligus saya berpesan mari lindungi bumi dengan kebiasaan yang kita bangun dari keluarga,” katanya.

Dalam rangkaian acara Family Gathering 2024, PAMA INDO mengajak seluruh peserta untuk mendukung Gerakan Gerakan 17 Agustus, Kumpul Sampah INDO (17-KSI). Gerakan ini bertujuan untuk mendorong kesadaran dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memilah sampah sesuai jenisnya.
“Sampah yang terkumpul selama acara ini akan dikelola oleh Bank Sampah Rois Lestari dan Bank Sampah Persada Berinta sebagai bentuk kepedulian PAMA INDO terhadap lingkungan,” ucapnya.
Selain itu, peserta Family Gathering juga diajak untuk menjadi nasabah Bank Sampah PAMA INDO sesuai domisili masing-masing. Pendaftaran nasabah dapat dilakukan di booth atau stand Bank Sampah yang tersedia selama acara berlangsung.
Dengan menjadi nasabah, masyarakat dapat mengubah sampah sehari-hari yang tidak berguna menjadi barang bernilai ekonomis. Melalui aplikasi Duitin, nasabah dapat memantau transaksi dan saldo secara real-time menjadikan sistem lebih fleksibel.
Dukungan terhadap Program Environmental, Social, Governance (ESG) juga menjadi perhatian utama PAMA INDO, khususnya dalam mencapai 17 elemen Sustainable Development Goals (SDG’s). Dengan bergabung sebagai nasabah dan aktif dalam memilah serta mengelola sampah domestik, masyarakat turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan yang menjadi fokus utama PAMA INDO.
“Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan transaksi dapat dilakukan di booth Bank Sampah atau sesuai dengan domisili masing-masing di luar acara Family Gathering ini,” pungkasnya. (adv/pamapersada/nur/uci)
Penulis: Nuraini
Editor: Suci Surya Dewi