Kukar Puncaki Kasus Kematian Bayi di Kaltim, Total 164 Bayi Meninggal di 2025

Fajri
By
147 Views

Dinas Kesehatan Kaltim mencatat 164 kasus kematian bayi tahun 2025, dengan Kutai Kartanegara menduduki posisi tertinggi. Penyebab utama meliputi penyakit jantung bawaan dan kelahiran prematur.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat sebanyak 164 bayi usia 0–12 bulan meninggal dunia hingga 2 Mei 2025. Dari jumlah tersebut, Kutai Kartanegara (Kukar) menempati posisi tertinggi dengan 39 kasus.

Balikpapan menyusul dengan 26 kasus, kemudian Berau dan Paser masing-masing 20 kasus. Disusul Kutai Timur (Kutim) 19 kasus, Samarinda 14 kasus, Bontang 10 kasus, serta Kutai Barat (Kubar), Penajam Paser Utara (PPU), dan Mahakam Ulu (Mahulu) masing-masing mencatat tujuh kasus.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, mengungkapkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, angka kematian bayi menunjukkan tren penurunan. Pada 2022 tercatat 636 kasus, tahun 2023 sebanyak 606 kasus, dan 2024 menurun menjadi 589 kasus.

“Penyebab kematian terbanyak disebabkan oleh penyakit jantung bawaan, malformasi kongenital, dan kelainan kromosom, yakni sebesar 39 persen,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Samarinda, belum lama ini.

Selain itu, kematian juga disebabkan oleh berat badan lahir rendah dan prematur sebesar 16 persen, serta infeksi dan gangguan sistem pernapasan sebesar 8 persen.

Terkait tempat kejadian, mayoritas kematian bayi terjadi di rumah sakit pemerintah (82 persen), disusul rumah ibu (7 persen), rumah sakit swasta (5 persen), puskesmas (4 persen), dalam perjalanan ke fasilitas kesehatan (1 persen), dan lainnya (1 persen).

Jaya juga menjelaskan bahwa mayoritas bayi yang meninggal memiliki berat lahir rendah (BBLR), yaitu kurang dari 2,5 kilogram (59 persen), diikuti kategori berat lahir normal 2,5–4 kilogram (38 persen), dan lebih dari 4 kilogram (1 persen).

“Sisanya tidak terdata,” pungkas Jaya. (Adv/diskominfokaltim/yed)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana