Perkembangan Pangan di Kaltim Kurang Maksimal, Isran Noor: Jalin Komunikasi dan Inovasi

Devi Nila Sari

Gubernur Kaltim Isran Noor terus mendorong perkembangan pangan di Kaltim. Sebab, kebutuhan akan pangan tiap tahunnya meningkat. Terlebih, dengan akan adanya ibukota negara (IKN) Nusantara.

Akurasi.id, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor menyoroti perkembangan pangan yang ada di Kaltim. Sebab, setiap tahunnya kebutuhan pangan masyarakat Kaltim cukup besar. Sementara, perkembangan komoditi ini belum mampu menjawab tantangan pemerintah daerah.

Untuk itu, ia mengimbau kepada perangkat daerah untuk menjalin komunikasi dan bersinergi melakukan perubahan di lapangan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan dengan tetap fokus terhadap komoditi yang mereka kembangkan.

[irp]

Mengingat pangan dan pertanian merupakan kebutuhan pokok dan pemenuhannya merupakan hak asasi setiap manusia. Menurutnya, untuk mewujudkan perubahan, setiap instansi memerlukan terobosan dan inovasi.

Hal itu Isran Noor sampaikan melalui sambutannya pada Forum Perangkat Daerah Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim 2022. Yang dibacakan oleh Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisyah Yana di Ruang Oryza Sativa DPTPH Kaltim, Rabu (9/3).

“Saya mengimbau jalinlah komunikasi. Sinergi dan lakukan perubahan di lapangan. Terutama fokus kepada komoditi yang dikembangkan sesuai kebijakan yang menjadi fokus ke depan,” kata Isran Noor dalam sambutannya.

[irp]

Setiap Perangkat Daerah Harus Mampu Menyusun Perencanaan Terintegrasi

Selain itu, Isran menekankan, setiap perangkat daerah hendaknya mampu menyusun perencanaan yang terintegrasi. Serta mampu pula menjawab permasalahan maupun tantangan pemerintah daerah.

Oleh karena itu, melalui pelaksanaan Forum Perangkat Daerah ini, ia menilai, menjadi forum yang sangat strategis untuk mengkoordinasikan rencana-rencana pembangunan. Sehingga, mampu menjawab isu-isu strategis yang muncul di bidang pertanian dan pangan.

“Situasi yang berkembang menuntut kita harus dapat mengimbangi perubahan iklim dan perubahan-perubahan lainnya. salah satunya dengan adanya keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dua sisi ini memberikan peluang yang sangat besar terutama dalam penyediaan pangan di Kaltim,” lanjutnya.

[irp]

Orang nomor satu Kaltim ini mengharapkan, agar ada peningkatan produksi serta produktivitas tanaman pangan dan hortikultura yang semakin tinggi. Mengingat tuntutan kebutuhan terhadap pangan di tahun-tahun mendatang.

“Terlebih dengan adanya IKN nanti. Untu itu, dinas pangan harus memikirkan persoalan ini sejak sekarang. Agar mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kaltim. Harapannya, ke depan akan ada semakin banyak terobosan dan inovasi dalam pemenuhan pangan,” ujarnya. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana