Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin, mendorong Puskesmas tetap siaga melayani masyarakat di luar jam kerja. Ia menilai, layanan kesehatan tak boleh terhenti hanya karena akhir pekan atau hari libur.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim), Jaya Mualimin, mengimbau agar seluruh Puskesmas di daerah tersebut tetap memberikan layanan kesehatan meskipun di luar jam kerja. Hal ini merespons kondisi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang umumnya tutup pada akhir pekan.
Padahal, pengguna BPJS Kesehatan yang tidak dalam kondisi gawat darurat tetap harus mendapatkan pelayanan di FKTP, seperti Puskesmas atau klinik, sebelum dirujuk ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan tingkat lanjutan (FKRTL).
“Kondisi ini bisa menjadi masalah saat masyarakat membutuhkan layanan, tapi Puskesmas tidak beroperasi di luar hari kerja,” ujar Jaya saat diwawancarai di Kantor Dinkes Kaltim, Jalan Abdoel Wahab Syahranie, Samarinda Ulu, belum lama ini.
Ia menegaskan, beberapa jenis layanan wajib tersedia selama 24 jam, salah satunya adalah Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONET) bagi ibu hamil atau melahirkan dalam kondisi darurat.
Rencananya, Jaya akan membawa isu ini dalam pertemuan Asosiasi Akselerasi Puskesmas Seluruh Indonesia di Balikpapan pada 23–26 Juli 2025 mendatang.
“Salah satu materi yang akan saya sampaikan adalah bagaimana mengelola layanan Puskesmas agar lebih fleksibel. Masyarakat harus mudah mengakses layanan, baik layanan medis maupun administrasi,” ujarnya.
Ia berharap Puskesmas mampu menyusun pola pelayanan yang memungkinkan masyarakat tetap mendapatkan layanan di akhir pekan, termasuk untuk pengurusan surat rujukan dan kebutuhan administratif lainnya.
“Saya tidak ingin Puskesmas hanya berfungsi seperti kantor biasa yang tutup di hari libur, sementara pelayanan pun ikut terhenti. Jika itu terjadi, pasien akan terlantar. Bahkan, ada rumah sakit yang menolak pasien yang seharusnya ditangani Puskesmas. Ujungnya, masyarakat yang dirugikan,” tegasnya. (Adv/diskominfokaltim/yed)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id